Kebakaran hutan & lahan, BMKG Pekanbaru pantau 6 titik panas di Riau

Dumai pagi ini diselimuti kabut asap tipis dan visibility atau jarak pandang masih 6 kilometer."

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Kebakaran hutan & lahan, BMKG Pekanbaru pantau 6 titik panas di Riau
kebakaran hutan di riau. ©2015 AFP PHOTO/Adek Berry

Pemerintahan Provinsi Riau bersama Polisi TNI dan Manggala Agni masih harus berjuang menuntaskan persoalan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Pasalnya, saat ini masih ditemukan titik api di beberapa Kabupaten dan Kota.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau terdapat 6 titik panas atau hotspot di Riau. Titik panas ini tersebar di 4 Kabupaten yakni Bengkalis 1 titik, Kepulauan Meranti 3 titik, Pelalawan 1 titik dan Siak 1 titik.

"Dari keenam titik panas tersebut, terdapat 3 titik api. Masing-masing di Kepulauan Meranti 2 titik dan Bengkalis 1 titik," ujar Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin Jumat (01/04)

Selain itu, karhutla juga mulai mempengaruhi kualitas udara dibeberapa Kota. Seperti Dumai, pagi ini tampak diselimuti kabut asap tipis.

"Dumai pagi ini diselimuti kabut asap tipis dan visibility atau jarak pandang masih 6 kilometer. Sementara Rengat tadi pagi kondisi udara kabur dengan jarak pandang 4 KM, Pelalawan udara kabur dan jarak pandang 5 KM," ?kata Sugarin.

Menurut Sugarin, pada umumnya cuaca di wilayah Riau Cerah hingga Berawan. "Bahkan potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata terjadi di wilayah Riau bagian tengah, dan selatan pada siang atau malam hari," pungkasnya.

Rekomendasi