53 Event akan ramaikan ajang festival di Banyuwangi tahun ini

Event ini dalam rangka mempromosikan pariwisata sekaligus memaksimalkan potensi daerah.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
53 Event akan ramaikan ajang festival di Banyuwangi tahun ini
Banyuwangi Ethnic Carnival. ©2013 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Banyuwangi memacu pengembangan sektor pariwisata. Pengembangan ini ikut mendorong kesejahteraan rakyat setempat. Pada tahun ini, Banyuwangi kembali menjadi tuan rumah untuk 53 event, di antaranya event International Tour De Banyuwangi Ijen yang akan diselenggarakan pada 11-14 Mei, Banyuwangi Batik Festival pada 9 Oktober, Jazz Pantai pada 27 Agustus, Festival Gandrung Sewu pada 17 September, dab Banyuwangi Ethno Carnival pada 12 November.Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan event ini dalam rangka mempromosikan pariwisata sekaligus memaksimalkan potensi daerah. Pariwisata juga dikembangkan dalam rangka menggerakkan ekonomi.Sejumlah tradisi asli Banyuwangi yang akan difestivalkan tahun ini antara lain Barong Ider Bumi, Tari Seblang, Tumpeng Sewu, Kebo-Keboan hingga tradisi lomba tahunan perahu layar. Tidak hanya beberapa event di atas, musik jazz hingga musik khas Banyuwangi ikut meramaikan festival nanti. Akan ada pula Ijen Summer Jazz. Dari sisi sport tourism, ada Festival Arung Jeram, Kite and Wind Surfing Competition, International Run dan Banyuwangi International BMX."Akan ada lomba bersepeda yang akan melibatkan 100 orang yang terbagi dalam 20 kelompok. Masing-masing kelompok lima orang," ujarnya dalam acara Launching Toru de Banyuwangi Ijen di Kantor Kementrian Pariwisata, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (28/3).Lebih lanjut, kata Anas, ada juga Festival Toilet Bersih, Festival Sedekah Oksigen dan Festival Sungai Bersih. "Tak lupa ada festival kuliner. Tahun ini mengangkat Segi cawuk setelah tahun sebelumnya ada rujak soto dan nasi tempong," terangnya.Dia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pendapatan perkapita Banyuwangi melonjak 62 persen dari 20,8 juta pada tahun 2010 menjadi RP 33,6 juta pada tahun 2014. Hal ini berkat digelarkan berbagai event festival."Pendapatan per kapita Banyuwangi sudah berhasil melampaui sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur yang sebelumnya selalu di atas," kata Anas.Menurut Anas, sektor wisata juga kini meningkat dalam menopang bidang infrastruktur di Banyuwangi. Tahun ini, terang dia target pembangunan dan perbaikan jalan sudah sepanjang 800 kilometer."Selain itu lonjakan penumpang di Bandara Blimbingsari Banyuwangi sudah mencapai 1.308 persen dari hanya 7.82/ penumpang pada tahun 2011 menjadi 110.236 penumpang pada tahun 2015," lanjut Anas.Adapun jumlah wisata mancanegara yang berkunjung di Banyuwangi pada tahun ini ditargetkan mencapai 50.000 orang, naik dibanding tahun lalu yang sekitar 40.000 orang. Sementara wisatawan domestik ditargetkan bisa menembus 2 juta orang dari posisi tahun lalu sebesar 1,7 juta."Untuk tahun ini sudah ada 29 negara yang siap hadir," tandasnya.

Halaman
Rekomendasi