TNI AD dari berbagai macam kesatuan serta beberapa unsur masyarakat dan pemerintah berhasil mengangkut sekitar 50 kubik volume sampah. Sampah berbagai jenis itu diangkut sejak Rabu (24/3) pagi hingga Kamis (24/3) siang."Sekitar 50 kubik yang diangkut tiga truk, sampai siang ini ya," kata Kasie Pelayanan Kebersihan Dinas Perumahan Penataan Ruang Kebersihan Pemkab Bandung, Lala Suhala di lokasi pengangkutan sampah, di Sungai Cikapundung, di Kampung Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.Pola pengangkutan sampah yang menumpuk di anak Sungai Citarum itu dilakukan secara manual. Ratusan aparat berloreng turun ke sungai mengangkut dengan jaring. Sampah langsung dimasukan ke truk pengangkut yang disediakan pemerintah.Adapun sampah yang berat, garpu alat berat langsung mengambil sampah ke sungai. Meski sudah diangkut, guliran sampah masih terus saja datang.Dandim 0618/BS Kolonel Inf Agoes Hari Soewanto mengatakan, akan terus mengangkut sampah yang sedimentasinya semula mencapai satu meter.
"Kita mau sampai selesai saja angkut sampahnya, semoga masyarakat tidak terus membuang sampah. Kalau buang sampah, ya enggak berhenti-berhenti," terangnya di tempat sama.Selain Sungai Cikapundung, Sungai Citepus juga mengalami penumpukan sama. Sampah dengan volume yang lebih besar diperkirakan akan memakan waktu sampai tiga hari. "Kalau Citepus diperkirakan tiga sampai empat hari," ucapnya.