Polisi selidiki omongan Ruhut 'perusahaan taksi kerahkan sopir demo

Ruhut juga menyebut setiap sopir diberi uang Rp 100 ribu agar ikut demo dan jika menolak diancam akan diberhentikan.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Polisi selidiki omongan Ruhut 'perusahaan taksi kerahkan sopir demo
Demo sopir taksi. ©2016 Merdeka.com

Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, demonstrasi sopir taksi konvensional yang sempat diwarnai kericuhan digerakkan oleh perusahaan taksi. Ruhut bahkan menuding setiap sopir diberi uang Rp 100 ribu agar ikut demo dan jika menolak diancam akan diberhentikan.Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya akan menyelidiki hal itu. Jika terbukti, pihaknya akan memanggil perwakilan perusahaan."Kalau misalnya kita lidik, terbukti bahwa dia melawan hukum, pasti kita akan panggil. Kita akan selidiki dulu," kata Iqbal, Rabu (23/3)."Kalau terbukti melawan hukum pasti akan diproses pidana," lanjutnya.Sebelumnya, Ruhut Sitompul menyebut, demonstrasi ribuan sopir itu digerakkan oleh perusahaan. Setiap sopir, lanjutnya, diberi uang Rp 100 ribu."Mereka dipaksa ikut demo. Kalau gak ikut, diancam diberhentikan," kata Ruhut saat dihubungi merdeka.com, Rabu.Hal itu diketahuinya dari sopir taksi yang ditumpangi saat dirinya dalam perjalanan dari rumah ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar 10 hari lalu. Sang sopir yang mengetahui jika Ruhut anggota DPR, menceritakan semua yang dia ketahui.Anggota Komisi III DPR ini mengaku telah mengetahui demonstrasi besar-besaran sopir taksi saat dia menumpang taksi tersebut. Saat itu, dia mengingatkan sang sopir untuk tidak ikut demonstrasi."Saya bilang ke dia, enggak usah lah kamu ikut-ikut. Pikirkan lah keluargamu," ujarnya.

Halaman
Rekomendasi