Peristiwa haru terjadi saat kedatangan jenazah anggota DPD yang juga ketua umum PGRI Sulistiyo di rumah duka Jalan Karangingas Raya RT 3 RW VII, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.Mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba-tiba menangis, setelah jenazah diturunkan dari mobil ambulans yang telah menjemput dari Bandara Ahmad Yani Kota Semarang sekitar pukul 11.30 WIB. Sulistiyo meninggal akibat kebakaran di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat Selasa (15/3).Kejadian bermula, saat SBY yang datang melayat di rumah duka Sulistiyo tiba 15 menit lebih awal dari datangnya jenazah Sulistiyo. Didampingi, Ibas dan Ibu Anie Yudhoyono beserta beberapa petinggi Partai Demokrat seperti Roy Suryo dan Agus Hermanto, rombongan SBY dengan pengawalan ketat paspampres turun dari mobil dan masuk ke halaman rumah duka.Kemudian, SBY beserta rombongan memberikan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga Sulistiyo. Di antaranya adalah istri Halimah Sulistiyo (50), kedua anak almarhum Rasyid Ghaniy Purwanegara (26) beserta istri dan Malik Abdurrahman Hakim (18).Usai duduk bercengkrama dengan pihak keluarga, jenasahpun tiba. Kemudian masuk ke halaman dan lorong rumah samping kiri. Saat itulah, kemudian rombongan SBY menyusul di belakang jenazah yang di usung oleh belasan Resimen Mahasiswa (Menwa) dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) untuk dilakukan sholat jenazah di dalam rumah.Sambil berjalan menyusuri lorong rumah duka, saat itulah SBY menitikkan air matanya dan mengusap kedua telapak tangannya. Nampak, wajah sembab dan sedih serta duka mendalam terpancar dari wajah mantan orang nomor satu di republik ini."Saya kerja bareng selama 7 tahun, dia sangat peduli terhadap pendidikan dan banyak inovasi selama ini yang diberikan untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Beliau sudah seperti saudara," ungkap SBY kepada wartawan usai menunaikan salat jenazah untuk almarhum Sulistiyo.Rombongan SBY pun dengan pengawalan ketat dari paspampres meninggalkan rumah duka. Di sepanjang perjalanan keluar rumah, para pelayat yang datang di rumah duka langsung tidak ingin kehilangan momen mengabadikan dengan handphone kameranya. Tak sedikit yang berebut untuk berjabat tangan dan mencium tangan orang nomor satu di Partai Demokrat tersebut.
SBY menangis saat melayat jenazah Ketum PGRI di Semarang
SBY menangis saat jenazah tiba di rumah duka.
Rekomendasi