Tolong seorang ibu, anggota TNI dianiaya peserta pawai ogoh-ogoh

Korban berusaha menolong ibu pengendara sepeda motor yang terjebak di rangkaian pawai, karena kehabisan bensin.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tolong seorang ibu, anggota TNI dianiaya peserta pawai ogoh-ogoh
Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Ruli Hamdani (49), anggota TNI Kodam IX/Udayana menjadi korban penganiayaan saat pesta ogoh-ogoh menyambut malam tahun baru Caka 1938, Nyepi, Selasa malam (8/3). Malam itu sekitar pukul 23.00 Wita, Ruli bersama keluarganya menonton pawai di Jalan Raya Pemogan, tepatnya di depan Pasar Senggol, Banjar Dukuh, Pemogan Denpasar Selatan. Saat pawai ogoh-ogoh lewat, dia melihat ada seorang ibu yang mengendarai sepeda motor mendadak terhenti di tengah jalan lantaran kehabisan bensin. Anggota TNI ini lantas berusaha menolong ibu tersebut.‎ Persoalannya, saat itu pawai ogoh-ogoh tak kunjung putus."Korban sempat minta izin ke salah satu peserta pawai untuk berhenti sesaat," ujar sumber di lokasi kejadian.Ironisnya permintaan anggota TNI kelahiran Jombang, Jawa Timur, ini tak digubris. Justru terjadi perang mulut antara dia dengan peserta pawai, hingga salah seorang peserta berbadan kekar menghajar Ruli. Tidak cukup sampai di sana, diduga rekan-rekan pemuda ini memilih meletakkan ogoh-ogoh yang diarak dan ikut menganiaya korban."Korban justru di pukul dari depan, samping dan belakang. Miris lagi, kedua tangan korban dipegang dan dihajar ramai-ramai. Istri dan anak korban sempat teriak minta tolong tapi tak ada yang berani," beber sumber ini.Bahkan korban dalam keadaan dipegang, diduga juga sempat dipukul kepalanya dengan botol bir. Anggota polisi yang melihat kejadian itu lantas mengamankan korban, sementara para pelaku melanjutkan pawai.Kapolsek Denpasar Selatan,‎ AKP Aris Purwanto saat dikonfirmasi membantah bahwa peristiwa tersebut sebuah insiden pengeroyokan. "Itu bukan pengeroyokan, pelaku ada satu orang dan sudah kita amankan. Ya warga setempat di Pemogan," Kata AKP Aris, Kamis (10/3).Pelaku berhasil ditangkap setelah korban mengingat nama panggilannya. "Kita amankan siang tadi jam 1 siang, ini bukan pengeroyokan ya. Penganiayaan pelakunya seorang diri," pungkasnya.

Rekomendasi