Puluhan mahasiswa di Solo jadi korban penipuan 'Yerica minta pulsa

Jumlah pulsa yang diminta kepada korban sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Puluhan mahasiswa di Solo jadi korban penipuan 'Yerica minta pulsa
Mahasiswi korban SMS mama minta pulsa. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Empat mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Solo menjadi korban penipuan melalui pesan singkat atau SMS (short massage service) 'minta pulsa'. Tak terima menjadi korban penipuan, mereka melaporkan peristiwa itu ke Mapolresta Solo, Kamis (3/3).Yerica Setya Putri, salah satu mahasiswa mengatakan, dia sudah 9 kali menjadi korban pencatutan nama oleh pelaku. "Nama saya dicatut untuk menipu 20 teman saya. Dua diantaranya bernama Renita dan Delta sudah menjadi korban tipuan. Gladis teman saya satunya hanya dikirim sms saja, tapi juga hampir kehilangan pulsa," ujar Yerica ditemani ketiga temannya di Mapolres Solo.Yerica menambahkan, sebelumnya ada seseorang yang mengirim sms dan mengaku sebagai kakak tingkat di kampusnya. Dalam sms tersebut, pelaku mengaku bernama Tiara. Dia kemudian meminta 20 nomor ponsel teman-temannya, dan nama lengkapnya."Setelah saya beri nomor teman-teman saya, dia malah kirim sms itu ke teman-teman saya. Dia mengatasnamakan saya, dan meminta pulsa," katanya.Yerica mengemukakan, jumlah pulsa yang diminta kepada korban sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. Usai mentransfer pulsa, para korban yang merasa curiga, mendatangi Yerica untuk menanyakan kebenaran permintaan pulsa tersebut. Yerica pun kaget, karena tak merasa meminta pulsa. Didampingi LBH Mawar Saron, mereka pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Solo.

Rekomendasi