Setelah beberapa hari menjadi buronan polisi, SP (16) akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi. Salah satu pembunuh manajer Bank Mandiri Cabang Baturaja, Yoppy Novrianto (35) itu masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik.Informasi yang dihimpun, SP diantar salah satu keluarganya ke Mapolres OKU, Sabtu (27/2) malam. Dari pengakuannya, tersangka sempat melarikan diri ke Lampung dan Serang, Banten, sebelum dijemput keluarganya.Dengan begitu, pembunuh Yoppy yang ditemukan jasadnya pada Rabu (23/2) lalu itu lengkap menjadi empat orang. Sebelumnya, tersangka MA (15) dan RS (15) ditangkap polisi di rumahnya beberapa jam sebelum jasad korban ditemukan. Sementara tersangka AK (17) menyerahkan diri ke Polsek Lubuk Batang sehari kemudian.Dikabarkan juga, ketika tiba di Baturaja, tersangka tidak mampir ke rumah orangtuanya di kota yang sama. Dia memilih langsung menuju kantor polisi.Saat ini, tersangka SP masih dicecar pertanyaan oleh penyidik dalam pemeriksaan. Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait penyerahan diri tersangka SP tersebut.merdeka.com berkali-kali menghubungi telepon seluler Kasat Reskrim Polres OKU AKP Rivanda namun belum tersambung. Dari keterangan tersangka lain, SP terlibat menjerat leher korban di dalam mobil. Dia juga menghubungi dua tersangka lain untuk meminta bantuan menguburkan korban dan menghilangkan barang bukti.Selain itu, tersangka SP lebih dulu mengenal dengan korban dan berinisiatif mengenalkannya kepada tiga tersangka lain. Hingga kini polisi belum menyebutkan motif pembunuhan yang dilakukan para tersangka yang semuanya berstatus pelajar SMA dan SMK.
SP serahkan diri, pembunuh manajer cabang Mandiri lengkap
SP menyerahkan diri diantar keluarganya setelah sempat melarikan diri ke Lampung dan Banten.
Advertisement
Rekomendasi