Setelah dilantik 17 Febuari kemarin, pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti langsung memulai aktivitasnya sebagai wali kota dan wakil wali kota di Kota Pahlawan. Untuk menepati janjinya saat kampanye Pilwali 2015 lalu, duet alumnus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ini, berbagi tugas. Risma berkoordinasi dengan seluruh pejabat, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan camat se-Kota Surabaya, sedangkan Whisnu menggeber program bea siswa untuk para pelajar di Kota Pahlawan."Hari pertama, saya manfaatkan untuk berkoordinasi dengan seluruh pejabat eselon, SKPD dan camat-camat," kata Risma, Jumat (19/2).Dalam waktu dekat ini, kata Risma, pihaknya akan menjalankan program percepatan, seperti menciptakan ikon-ikon baru di Surabaya dengan meresmikan Jembatan THP Kenjeran pada pertengahan bulan ini. "Tidak hanya itu, kita akan buat bagaimana di Surabaya ini ada ikon-ikon baru setiap progres pembangunannya," ucap wali kota dua periode ini.Terpisah, Whisnu juga mengaku, pihaknya akan segera merealisasikan program beasiswa. "Program ini 75 persen untuk bidang kesehatan dan kedokteran. Ini sedang dibahas oleh dinas. Termasuk memperbanyak beasiswa kedokteran, karena nantinya akan berdiri rumah sakit baru milik Pemkot Surabaya," terangnya.Politisi asal PDIP ini menyatakan, pemantapan infrastruktur kota juga menjadi prioritas bidang kerjanya. Sebab, kata dia, beberapa program memang masih belum terselesaikan."Hal itu nanti segera dikerjakan. Termasuk menekan terjadinya banjir. Saya dan Bu Risma akan all-out berkoordinasi agar bisa dirasakan manfaat oleh warga," tandasnya.
Bagi-bagi tugas, Risma-Whisnu segera penuhi janji kampanyenya
"Hari pertama, saya manfaatkan untuk berkoordinasi dengan seluruh pejabat eselon, SKPD dan camat-camat," kata Risma.
Rekomendasi