Lokasi jatuhnya Super Tucano TT-3108 jadi tempat wisata

Secara mendadak pula di ujung gang masuk tersedia jasa parkir Rp 2 ribu tiap kendaraan.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Lokasi jatuhnya Super Tucano TT-3108 jadi tempat wisata
Pesawat jatuh di Malang. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Lokasi jatuhnya pesawat Super Tucano TT-3108 di Jalan LA Adi Sucipto Gang XII, Kelurahan Blimbing, Kota Malang mendadak menjadi lokasi wisata baru. Sejak pagi warga berdatangan hanya ingin mengetahui lokasi jatuhnya pesawat yang ramai diberitakan media."Penasaran ingin tahun. Kan ramai di televisi, jadinya ingin ke sini. Kebetulan tadi lewat sini, setelah tanya-tanya dikasih tahu di sini lokasinya," kata Wajahidah warga Pasuruan di lokasi, Sabtu (13/2).Secara mendadak pula di ujung gang masuk tersedia jasa parkir. Tiga orang warga setempat menerima jasa parkir dengan tarif Rp 2 ribu."Lokasi kapal jatuh Rp 2 Ribu, silakan cukup bayar parkir Rp 2 ribu," kata seorang pria menawarkan jasa, Sabtu (13/2).Pria yang mengaku bernama Rasman mengaku mendapatkan untung dari jatuhnya pesawat dengan membuka jasa parkir. Sudah tiga hari, mereka menerima jasa parkir, karena memang banyak warga yang penasaran.Kunjungan mulai ramai sejak Jumat kemarin, sejak dinyatakan dibuka oleh umum. Bahkan warga dari luar kota sengaja datang untuk mengobati rasa penasaran."Mungkin sampai seminggu atau dua minggu masih banyak yang ingin tahu. Jadi tempat wisata," kata Anam, warga setempat.Para pengunjung terlihat melintasi tali plastik yang menjadi pembatas. Mereka penasaran ingin melihat dari dekat lubang jatuhnya pesawat. Walaupun lubang tersebut sebenarnya sudah tertutup material bangunan.Masyarakat hanya bisa melihat tembok rumah keluarga Lis Mujiati yang ditutupi seng dari dalam rumah. Tembok tersebut berlubang dan dibiarkan nyaris roboh.Selain tukang parkir, juga tampak penjual makanan berada di sekitar lokasi. Tampa gerobak es dawet, cilok dan aneka makanan dijajakan tidak jauh dari lokasi.Terlihat juga kotak amal dari kardus air mineral yang sengaja dipasang di depan musala Baitur Rahman. Musala tersebut berdampingan langsung dengan rumah Mujianto yang dirobohkan untuk evakuasi bangkai pesawat.TNI AU sendiri berencana akan membangun monumen di lokasi tersebut. Nama empat korban jiwa rencananya akan dicantumkan sebagai simbol pengorbanan mereka. Namun proses negosiasi masih berlangsung.

Rekomendasi