Hujan turun saat istri korban kecelakaan mobil Fortuner, Tatang Satriana tiba di Rumah Duka RSCM, Senin (8/2). Tak sepatah kata terucap saat Susi turun dari sebuah mobil Avanza berwarna hitam yang mengantarkan dirinya untuk menjemput jasad suami.Susi langsung memeluk kerabatnya yang sudah sedari tadi menunggu di Rumah Duka RSCM. Tangisnya pun lepas saat kerabatnya memeluk Susi."Yuk langsung ke sana aja," ajak seorang pria yang datang bersama Susi.Susi kemudian langsung digiring menuju ruang instalasi kamar jenazah. Sempat duduk sejenak dan minum air botol sebelum akhirnya ia masuk ke ruang informasi dan administrasi kamar jenazah.
Keluarga Tatang korban Fortuner maut ©2016 merdeka.com/anisyah
Dengan mata yang sembab dan tanpa riasan di wajah, Susi terlihat terguncang saat mengetahui suaminya menjadi korban dalam kecelakaan di Daan Mogot subuh tadi. Ia harus merelakan suaminya pergi meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya."Rencananya langsung mau dibawa ke kampunya di Kuningan," kata Oyon salah satu kerabat korban.Rencananya, Tatang akan langsung dikebumikan di kampung halamannya di Desa Cibeuerum Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sejak siang, kerabat Tatang juga telah berdatangan untuk melawat dan mengecek kondisi korban.Seperti diketahui, kejadian bermula saat mobil Fortuner dengan nomor polisi B 201 RFD tersebut sedang dalam perjalanan menuju Tangerang. Setibanya di sekitar lokasi, mobil langsung menabrak motor Mio bernomor polisi B 4068 BFI yang dikendarai Zulkah Rahman bersama istrinya Nurani sekitar pukul 05.00 WIB.Setelah terlibat tabrakan, mobil tersebut oleng ke kiri dan menabrak pohon serta tiang listrik di pinggir kali, kemudian kembali oleng ke tengah jalan. Kejadian ini langsung menewaskan 4 orang, termasuk 2 pengendara motor dan 2 penumpang mobil. Mobil yang dikemudikan Riki Agung Prasetio (24) itu terdapat 8 orang.Selain menewaskan 4 orang, kecelakaan ini juga menyebabkan 3 orang yang ada di dalam mobil luka-luka. Ketiga korban luka langsung dibawa ke RS Mitra Keluarga Kalideres, sedangkan untuk yang meninggal di RSCM.