Eros Djarot sebut kasus pengunggahan SK BIN Banyu Biru dipolitisir

"Sebetulnya kebetulan di politisir. Kita tahu siapa yang main, nggak usah hard feeling," ujar Eros Djarot.

Marselinus Gual
Oleh Marselinus Gual - Reporter
Eros Djarot sebut kasus pengunggahan SK BIN Banyu Biru dipolitisir
Putra Eros Djarot bicara tentang kepribadian Rasyid. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Banyu Biru resmi mengundurkan diri dari keanggotaan di bidang politik Desk Badan Intelijen Negara (BIN) malam tadi. Pengunduran Banyu ini imbas dari kasus pengunggahan SK pengangkatannya ke media sosial Path beberapa waktu lalu. Menurut sang ayah, Eros Djarot, setelah mengundurkan diri, Banyu Biru memilih menyepikan diri. "Dia kan publik figur, dia pilih nyepi. Nanti saling tuding dan segala," kata Eros Djarot ketika dihubungi awak media di Jakarta, Rabu (3/). Eros mengatakan jika pengunduran diri Banyu adalah konsekuensi dari perbuatannya sendiri. Namun dia menyebut jika hal itu sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. "Itu konsekuensi, harusnya begitu lah. Tapi memang sebetulnya yang menyebarkan itu yang konyol," jelas dia. Eros mengatakan jika ada pihak tertentu yang sengaja menyebarkan SK itu dari path ke media sosial. Untuk itu dia menyerahkan kepada polisi untuk mencari tahu siapa yang menyebarkan SK itu ke media sosial. "Sebetulnya kebetulan dipolitisir. Kita tahu siapa yang main, nggak usah hard feeling. Kami salah. Kalau ada pihak lain yang sebarkan itu catatan. Itu urusan polisi," tukas dia. Namun demikian dia mengatakan pihaknya tidak akan membela atau membenarkan diri. "Saya kalau melihat tunas tumbuh tidak akan tebang. Pembelaan diri tidak akan hasilkan apa-apa. Kalau salah ya mengaku saja. Dan sejak Minggu sudah bersikap. Kasihan Bang Yos," tutup dia.

Rekomendasi