Sebanyak 712 eks anggota Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) tiba di Dermaga Komando Lintas Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ratusan mantan anggota Gafatar itu diangkut menggunakan KRI Teluk Banten 516 dengan dikawal anggota TNI.
"Totalnya 712 jiwa eks Gafatar yang akan tiba dan kami sambut di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok. Mereka yang bermukim di Sedahan Jaya diultimatum agar meninggalkan desa itu dalam jangka waktu 1x24 jam. Mereka berangkat dari Pontianak sekitar tiga hari lalu," ujar Kepala Dispen Kolinlamil, Letkol Laut Bazizokhi Gea di lokasi, Rabu (27/1).
Ia menambahkan para eks pengikut Gafatar bakal ditampung di rumah aman daerah Cibubur, Jakatra Timur. "Awalnya mau ditampung dulu di Rindam Jakarta Timur. Tapi karena ada perubahan rencana Kementrian Sosial (Kemensos) dan Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, kami mengetahui rencananya akan di Save House Cibubur," tandasnya.
Mantan pengikut Gafatar ini diusir oleh warga Mempawah, Kalimantan Barat. Warga yang tidak terima daerahnya disusupi pengikut aliran yang disebut sesat ini lantas melakukan pembakaran dan pengerusakan rumah beberapa waktu lalu. Kelompok ini rata-rata berasal dari Jawa yang rela menjual harta bendanya untuk mencari kehidupan baru di Kalimantan.