Hingga saat ini pihak Polda Bali terus mengembangkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang kakek berumur 70 tahun asal Australia, Robert Andrew Fiddes Ellis. Kabarnya, korban lelaki paruh baya itu tidak cuma bocah perempuan, tetapi juga hingga kaum remaja.Menurut sumber di Polda Bali, dari 32 korban terdaftar bakal dipanggil menjadi saksi, ternyata ada beberapa yang berumur 17 tahun dan duduk di bangku SMA."Ada yang berumur 17 tahun. Tetapi sulit sekali untuk mau kita panggil berikan keterangan. Kesulitan kita tidak bisa paksakan korbannya untuk mengakui perbuatan yang dilakukan oleh pelaku," kata sumber di Polda Bali, Selasa (19/1).Di dalam buku harian Robert yang menetap di Bali sejak 2013, tercatat ada 32 nama wanita berikut tanggal lahirnya."Hingga saat ini penyidik terus memeriksa pelaku. Sejauhnya masih 15 orang yang tercatat sebagai korbannya," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hery Wiyanto, di Mapolda Bali, Selasa (19/1).Dikatakan Hery, Robert kini sudah didampingi pengacara dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Bali. Sayang, Hery enggan menyebutkan salah satu nama kuasa hukum Robert, yang ditangkap di rumahnya di Desa Selemadeg, Kabupaten Tabanan.Menurut Hery, dalam setiap pemeriksaan terhadap pelaku tetap didampingi oleh penerjemah. Menurut dia, korban kebanyakan dari wilayah Denpasar."Kita memang menyimpan nama-nama pada buku catatannya. Tetapi kita hanya dapat nama tanpa alamat," lanjut Hery.Unit PPA Polda Bali membekuk Robert pada Senin (11/1). Bule itu sudah 13 tahun tinggal di Indonesia, dan baru mulai menetap di Bali sejak 2013. Robert saat ini ditahan di Mapolda Bali.
Robert si kakek cabul asal Australia juga 'memangsa' remaja
Sayang polisi kesulitan melacak keberadaan nama-nama itu.
Rekomendasi