Dua dari tiga jenazah korban tenggelamnya KM Marina yang berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara sejak Jumat pagi, (25/12) dengan label B 019 dan B 020 akhirnya berhasil diidentifikasi malam ini, Sabtu, (26/12). Dua jenazah ini diidentifikasi atas bantuan peralatan Mambis (Mobile Automated Multi Biometric Identification System).Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Polisi Dr R Hardjuno menjelaskan, adapun dua jenazah lainnya yakni yang berlabel B 019 hasil rekonsiliasinya tidak terbantahkan jika jenazah tersebut adalah Ratnawati, usia kurang lebih 30 tahun. Itu berdasarkan penelusuran perbandingan sidik jari ante dan post mortemnya, juga dari hasil corak 12 titik persamaan antara data ante dan post mortemnya. Ratnawati berdasarkan e-KTP nya kelahiran tahun 1985, warga lingkungan 6 Ladongi, Kelurahan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.Lalu jenazah berlabel B 020, berdasarkan pemeriksaan gigi geligi, ada tambalan sewarna pada gigi, dan mengenakan gamis serta celana legin hitam maka dipastikan jenazah tersebut adalah jenazah perempuan bernama Hasnaini, (50 thn) warga jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanayya, Makassar.Sementara itu, Kabid Daktiluscopy Kriminal (Daktikrim) Pusat Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Bareskrim Polri, Kombes Polisi RM Adityo Kusumonindyo mengatakan, dua jenazah ini berhasil diidentifikasi atas bantuan peralatan Mambis (Mobile Automated Multi Biometric Identification System.Kata Adityo, Mambis adalah sistem identifikasi multibiometrik otomatis yang digunakan untuk mengidentifikasi para korban. "Jenazah bisa teridentifikasi melalui sidik jari laten dengan catatan harus memiliki e-KTP karena ada server kita yang sudah terhubung dengan Duk Capil (Kependudukan dan Catatan Sipil)," kata Kombes Polisi Dr RM Adityo Kusumonindyo."Kita sudah berusaha keras semaksimal mungkin untuk mengungkap identitas jenazah berlabel B 018 ini tapi tetap alami kesulitan. Jadi yang kita lakukan selanjutnya adalah tetap melakukan pendalaman seraya menantikan data-data ante mortem yang dilaporkan di posko yang ada di Sulawesi Tenggara," imbuhnya.Ditambahkan, satu jenazah berlabel B 018 itu tidak berhasil diidentifikasi karena tidak ada laporan e-KTP nya. Dengan berhasilnya diidentifikasi dua jenazah ini, kata Adityo, berarti sudah ada 19 jenazah yang berhasil diidentifikasi oleh tim yang bertugas di Siwa, Wajo dan di Makassar.
2 Jenazah korban KM Marina terindentifikasi, ini namanya
Dua jenazah ini diidentifikasi atas bantuan peralatan Mambis (Mobile Automated Multi Biometric Identification System).
Rekomendasi