Bawa keranda, warga Zeni Mampang masuk ke areal TMP Kalibata

"Bapak siapa, jenderal saja enggak didengar apalagi bapak," kata warga saat seorang petugas coba hentikan aksi mereka.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Bawa keranda, warga Zeni Mampang masuk ke areal TMP Kalibata
Warga Zeni Mampang ancam bongkar Makam Pahlawan Kalibata. ©2015 Merdeka.com

Ancaman warga perumahan Zeni, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, bakal membongkar makam orangtuanya di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, tak main-main. Mereka menegaskan akan melakukan itu bila Kodam Jaya tetap melakukan pengosongan paksa hari ini.Pantauan merdeka.com di lokasi, Sabtu (19/12), warga Zeni yang melakukan aksi di depan TMP berhasil menerobos pagar betis petugas gabungan yang berjaga. Sambil menggotong keranda mereka melakukan orasi masuk ke area makam.Mereka berhenti di makam bernomor 380 atas nama Dardji Letda Purnawirawan ABRI. Dardji Wafat (6/5/1987) yang lalu. Melihat ulah warga, petugas coba menghentikan.‎"Jangan Pak. Dengar dulu. Ini sudah diserahkan pada negara, bapak ibu tidak berhak membongkar ini," kata perwira TNI, Mayor Dazril Zanuar, di lokasi. Dia cpba masuk ke tengah gerombolan massa. "Bapak siapa, jenderal saja enggak didengar apalagi bapak. Telepon atasan bapak segera. Tolong beri tahu Kodam, kami minta pengosongan dihentikan. Saat ini juga," kata salah satu massa aksi. Tak sanggup meredam teriakan demonstran, pria itu langsung menelepon atasannya di Kodam Jaya. Dazril bercakap-cakap dengan atasannya di tengah demonstran. ‎"Mereka sekitar 200 orang. Ini sudah sampai. Aturan dari kita kan pada saat upacara pemakaman sudah diserahkan pada negara. Mereka minta pertimbangannya," kata Dazril bercakap melalui telepon dengan atasannya.Sampai saat ini, situasi di TMP Kalibata masih memanas.

Rekomendasi