KPK klaim sudah optimal cegah dan tindak korupsi selama 2015

"Untuk tahun 2015 KPK sudah lima kali OTT yang melibatkan hakim, advokat dan anggota DPR serta DPRD dan KPK."

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
KPK klaim sudah optimal cegah dan tindak korupsi selama 2015
Lima Plt Pimpinan KPK. ©2015 Merdeka.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sudah optimal melakukan tugas utama pencegahan dan penindakan sepanjang tahun 2015. Wakil Ketua KPK, Zulkarnain, capaian itu tidak lepas dari dukungan deputi dan sekretariat jenderal lembaga tersebut. "Pertama gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam di 34 provinsi, lalu KPK juga bekerjasama dengan BPKP untuk menyelenggarakan seminar antikorupsi dan pencanangan gerakan nasional Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang sudah mencapai 499 agen," paparnya ketika Konferensi Pers bertema Pencapaian Kinerja KPK Tahun 2015, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/12).Selain itu, lanjut Zul, dua upaya lainnya yaitu festival film antikorupsi dengan 333 karya dan kegiatan lain-lainnya seperti youth camp dan teacher supercamp."Juga termasuk terkait laporan harta kekayaan penyelenggaraan negara, unit pengendali gratifikasi, kampanye festival antikorupsi ke-10 di Bandung kemarin juga termasuk dalam program pencegahan KPK," imbuhnya.Kemudian di sisi lain, Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji mengungkapkan lima poin besar yang menjadi terobosan dalam tindakan penindakan."Untuk tahun 2015 KPK sudah lima kali OTT yang melibatkan hakim, advokat dan anggota DPR serta DPRD dan KPK melakukan penanganan atas 84 kasus penyelidikan, 99 penyidikan, 91 penuntutan dan 33 eksekusi putusan," ungkapnya.Lebih lanjut, menurutnya KPK juga telah menyetor Rp 198 miliar ke kas negara dalam bentuk PNBP dan untuk kasus yang palingan banyak ditangani adalah kasus penyuapan, pengadaan barang dan jasa, penyalahgunaan anggaran, perizinan, TPPU dan pungutan."Inilah poin-poin yang sudah dilakukan KPK selama tahun 2015 ini," tandasnya.

Rekomendasi