Kisah menyedihkan ibu rumah tangga jadi korban suami sering jajan

Tidak hanya istri, darah daging mereka juga ikut menjadi penderita HIV/AIDS.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Kisah menyedihkan ibu rumah tangga jadi korban suami sering jajan
Ilustrasi HIV AIDS. Shutterstock/wavebreakmedia

Perilaku suami doyan jajan mendatangkan mimpi buruk bagi sang istri. Tidak hanya istri, darah daging mereka juga ikut menjadi penderita HIV/AIDS. Penularan HIV/AIDS sangat rentan kepada pelaku seks bebas, dan pengguna narkoba. Namun, belakangan malah yang rentan ialah kalangan ibu rumah tangga."Penyebabnya suami sering 'jajan' seks di luar. Kemudian ketika dia tertular, maka otomatis akan menularkan kepada istrinya," kata Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bekasi, Ade Bawono di Bekasi, Selasa (1/12).KPA mencatat jumlah penderita HIV/AIDS di wilayah setempat mencapai 711 orang sejak tahun 2009. Ironisnya, 16 orang penderita di antaranya adalah bayi di bawah usia lima tahun.Ade mengatakan, jumlah itu terdiri dari 465 penderita HIV, dan 246 mengidap AIDS. Menurut dia, para penderitanya mayoritas merupakan kalangan ibu rumah tangga.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Muharmansyah Boestari mengakui, jumlah Puskesmas yang dapat melayani pemeriksaan virus dan memberi penyuluhan masih sedikit. Dari 43 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bekasi, kata dia, baru 15 Puskesmas yang dilengkapi fasilitas tersebut.Sementara itu, angka pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), di kalangan ibu rumah tangga (IRT) Sumatera Selatan pada 2015, terbilang cukup tinggi. Data mencantumkan ada 23 ibu rumah tangga tertular virus itu.

Mereka mengidap penyakit mematikan itu karena ditularkan suami, yang gemar berhubungan badan dengan wanita lain. Manajer Program Perhimpunan Keluaraga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel, Leonardo Sahmin mengatakan, secara umum jumlah pengidap HIV/AIDS di provinsi itu sebanyak 148 orang. Enam di antaranya meninggal dunia. Angka itu turun dibanding tahun sebelumnya mencapai 243 kasus."Untuk tahun 2015 penderita HIV/AIDS di Sumsel ada 148 orang, 23 orang di antaranya dari kalangan ibu rumah tangga," kata Sahmin, Selasa (1/12).Menurut Sahmin, jika dibanding dengan wanita pekerja seks komersial (PSK), IRT yang pengidap HIV/AIDS lebih banyak. Hal ini lantaran IRT itu tertular dari suami mereka yang kerap berhubungan bebas dengan wanita lain, tanpa pengaman."IRT jadi korban karena ulah suami mereka yang suka jajan di luar tidak menggunakan kondom," ujar Sahmin.Sahmin hanya bisa berharap para suami sadar gonta-ganti pasangan sangat berpengaruh negatif bagi istrinya. Kesetiaan istri justru menjadi malapetaka bagi mereka, karena sikap suami mementingkan hawa nafsu dibanding kesehatan anak dan istrinya."Ini yang perlu disosialisasikan selalu. Suami harusnya sadar bahwa mereka membawa penyakit jika gonta-ganti pasangan," tutup Sahmin.

Rekomendasi