Hingga November 2015, 400 orang penderita HIV/AIDS di Solo tewas

Jumlah tersebut dari total 1.738 orang penderita HIV/AIDS.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Hingga November 2015, 400 orang penderita HIV/AIDS di Solo tewas
Ilustrasi HIV AIDS. Shutterstock/wavebreakmedia

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo, mencatat jumlah penderita HIV/AIDS hingga November 2015 mencapai 1.738 orang. Dari jumlah tersebut, 400 di antaranya meninggal dunia. Jumlah tersebut telah melebihi estimasi nasional yang hanya 1.356 kasus.Atas kondisi itu, pejabat Wali Kota Solo, Budi Suharto meminta kepada KPA untuk terus melakukan upaya pencegahan penularan HIV/AIDS."Pemkot melalui KPA terus melakukan berbagai upaya dan langkah-langkah setrategi untuk memberantas penyakit HIV/AIDS di Solo," kata Budi, dalam upacara Peringatan Hari AIDS Sedunia di halaman Balai Kota Solo, Selasa (1/12).Budi juga meminta kepada para pegiat dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Solo untuk terus menguatkan peran, dan fungsinya dalam menginformasikan tentang penyakit HIV/AIDS kepada masyarakat. Dengan demikian, lanjut Budi, penularan penyakit HIV/AIDS dapat dicegah.Pengelola program KPA Solo, Tommy Prawoto menambahkan jumlah penderita HIV/AIDS di Solo raya meningkat dibanding tahun 2014. Hingga November 2015 tercatat 1.738 kasus. Jumlah tersebut telah melebihi estimasi nasional yang hanya 1.356 kasus."Pemberantasan HIV/AIDS memang sulit, tapi kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kami juga meminta kepada masyarakat untuk memeriksakan diri ke klinik VCT (voluntary counselling dan testing). Cara lain adalah melalui pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di 51 kelurahan," pungkasnya.

Rekomendasi