Pesona Gusti Nurul dan keinginan hidup 100 tahun

Kecantikannya merontokkan hati Soekarno hingga Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Pesona Gusti Nurul dan keinginan hidup 100 tahun
Gusti Nurul. ©2015 Merdeka.com/ Iman Herdiana

Gusti Raden Ajeng Siti Nurul Kamaril Ngarasati Kusumawardhani atau biasa disapa Gusti Nurul dikenal sebagai gadis paling cantik di masanya. Kecantikan perempuan kelahiran 17 September 1921 ini membuat tokoh-tokoh nasional jatuh hati.Sebut saja Soekarno, Sri Sultan Hamengkubuwono IX hingga Sutan Sjahrir yang pernah jatuh hati kepada sang putri Mangkunegoro VII ini. Bahkan orang dekat Gusti, Hera (33) merasa kecantikan Gusti Nurul tak lekang oleh waktu.Meski tokoh-tokoh nasional menaruh hati padanya, tak membuat Gusti terbuai. Bahkan Gusti membuat tokoh-tokoh nasional ini patah hati. Gusti Nurul ngotot enggan dimadu, dan akhirnya memilih melabuhkan hatinya kepada seorang tentara, Raden Mas Surjosularso, yang saat itu menjabat sebagai Komandan Pusenkav di Bandung. Selama membina rumah tangga, Gusti Nurul dikaruniai tujuh anak dan 14 cucu."Memang tidak pernah bercerita langsung Gusti itu (tentang Sukarno). Tapi kami serumah kan tahu kisah-kisahnya. Karena enggak jarang Gusti memperlihatkan foto dan sedikit kisah waktu mudanya," kata orang dekat Gusti Nurul yang disebut Pak Guru (50), Rabu (11/11).Selain dikenal dengan parasnya yang menawan, Gusti juga dikenal sebagai perempuan penunggang kuda pertama di zamannya, kesempatan yang jarang dilakukan perempuan ningrat lainnya. Kemampuan menunggang kuda tak kalah dengan keterampilannya dalam menari tari Jawa.Dua hobinya itu diturunkan Gusti kepada anak-anaknya. Saat menari, anak-anak Gusti Nurul bisa memanggil ibu mereka dengan sebutan guru. Adapun alasannya mengharuskan anak-anaknya belajar menari sangat sederhana tapi penting, bahwa menari sama dengan olahraga yang menyehatkan tubuh.


Saat menginjakkan usia ke-94 pada 17 September 2015 lalu, Gusti pernah menyampaikan harapan. Dia meminta digelar pesta perayaan ulang tahun terbesar, yang mengundang semua sanak-saudara. Tidak hanya itu, dia juga mengungkapkan ingin bisa hidup enam tahun lagi dan menggenapkan umurnya hingga seratus tahun."Jadi ada perayaan kecil-kecilan lah waktu ulang tahun ke-94 itu. Terus dia (Nurul) bilang ingin enam tahun lagi, aku ingin hidup 100 tahun," ucap Pak Guru.Sebulan setelah pesta ulang tahun, kesehatan perempuan yang di masa mudanya ahli menari dan menunggang kuda itu menurun drastis. Dokter mengatakan dia mengalami tekanan gula darah. Gusti Nurul kemudian dibawa ke RS. Santo Borromeus. Sempat membaik dalam beberapa hari, namun karena penyakit komplikasi, Gusti tutup usia pada Selasa (10/11) sekitar pukul 08.00 WIB.Jenazah Gusti Nurul diberangkatkan Selasa (10/11) malam ke Bandara Cengkareng, Jakarta. Setelah itu, jenazah diterbangkan ke Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. Di sana akan dilakukan upacara penghormatan. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di Astana Girilayu, Matesih, Kabupaten Karanganyar, Rabu (11/11).Gusti Nurul meninggalkan tujuh anak yakni Ir. H.K.P.H. Soelarso Basarah, R.Ay Parimita Wiyarti, K.R.M.H. Adji Pamoso, R.Ay. Hj. Heruma Wiyarti B.A., Ir. R. Ay. Rasika Wiyarti, Dra. R.Ay. Wimaya Wiyarti, R.M. Bambang Atasadji dan 13 cucu.

Rekomendasi