Senator Jawa Barat Aceng Hulik Munawar Fikri memberikan motivasi kepada para santri Pondok Pesantren Assalafie, Ciwaringin, Cirebon. Dia menceritakan soal karir dan nikah sirinya dengan Fanny Oktora, sewaktu menjabat sebagai Bupati Garut."Kalau kita menghadapi kegagalan, jangan mudah menyerah dan minder, tapi harus terus berjuang," kata Aceng Fikri pada silaturahmi di Pondok Pesantren Assalafie, Selasa (10/11). Demikian tulis Antara.Menurut Aceng Fikri, setiap orang akan mengalami pasang-surut keberhasilan dan kegagalan, tidak selamanya seseorang terus berhasil. Aceng pun menceritakan pengalamannya ketika menduduki jabatan Bupati Garut.Karena persoalan pribadi berupa pernikahan sirinya dengan Fanny terbuplikasi secara luas, Aceng waktu itu menjadi komoditas pemberitaan selama tiga bulan berturut-turut."Berita di media massa itu ada yang positif dan negatif. Nah saya diberitakan yang negatif," ceritanya.Gara-gara kasus nikah siri itu, Aceng pun menuturkan dirinya sempat dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak, Polres Garut dan Polda Jawa Barat. Namun, Aceng tidak menyerah menghadapi persoalan tersebut."Saya banyak berdoa dan memasrahkan diri kepada Allah SWT," katanya.Menghadapi pemilu 2014, Aceng pun disarankan teman-temannya untuk mendaftarkan diri menjadi calon anggota DPD.Padahal, kata Aceng, dirinya pada saat itu merasa seperti kapal pecah yang telah berserakan.Dengan tekad untuk bangkit dan dorongan semangat dari teman-temannya, ternyata Aceng terpilih menjadi anggota DPD dengan perolehan suara terbanyak di Jawa Barat."Alhamdulillah, ada sebanyak 1.139.000 pemilih yang memilih saya," ucapnya.
Di depan para santri, Aceng Fikri cerita karir dan kasus nikah siri
Aceng memberikan motivasi kepada para santri di Cirebon.
Advertisement
Rekomendasi