Ratusan warga Bandung gelar salat minta hujan untuk korban asap

Diumumkan pula bahwa dana sumbangan sebelumnya sudah terkumpul Rp 28 juta.

Iman Herdiana
Oleh Iman Herdiana - Reporter
Ratusan warga Bandung gelar salat minta hujan untuk korban asap
Salat istisqa. ©2015 Merdeka.com/Iman Herdiana

Ratusan warga Bandung menggelar salat istisqa di Alun-alun Bandung, Minggu (25/10). Salat minta hujan ini sekaligus menggalang dana sumbangan bagi warga Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan.Pantauan Merdeka Bandung, sejak pukul 07.00 WIB warga dari berbagai tempat di Bandung, Jawa Barat, sudah berkumpul di lapangan rumput sintetis Alun-alun, depan Masjid Raya Provinsi Jawa Barat yang biasa disebut Masjid Agung. Tampak ibu-ibu, bapak-bapak, tua-muda, tidak ketinggalan ana-anak.Selain itu, sesuai sunnah rasul panitia juga menyiapkan sejumlah hewan di dalam kurung, seperti ayam, bebek, burung merpati, kucing dan kelinci. Hewan-hewan tersebut dijajarkan di belakang mimbar. Kehadiran hewan menyimbolkan bahwa hujan bukan hanya diperlukan manusia, tetapi juga oleh binatang.Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan jajarannya. Bertindak sebagai imam, Dadang Suherman dan khotib Sofyan Sambas, keduanya merupakan ulama di Masjid Agung.Di sela tausiah, sejumlah orang mengedarkan kardus sebagai wadah sumbangan bagi korban asap. Diumumkan pula bahwa dana sumbangan sebelumnya sudah terkumpul Rp 28 juta, yang berasal dari Baznas Kota Bandung dan DKM Masjid Agung.Salat dua rakaat tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIB yang ditutup dengan doa yang dipimpin khotib Sofyan Sambas. Diharapkan setelah salat istisqa hujan segera turun membasahi Tanah Air dan memadamkan kebakaran hutan.

Rekomendasi