Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis

Evy Susanti dicecar berbagai pertanyaan oleh jaksa penuntut umum.

Nanda Farikh Ibrahim
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
Terdakwa Otto Cornelis Kaligis (OC Kaligis) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (1/10). OC Kaligis didakwa terlibat dalam kasus suap kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
1 dari 7 halaman
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
Sidang lanjutan OC Kaligis ini dihadiri oleh istri muda Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti sebagai saksi. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
2 dari 7 halaman
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
Evy Susanti dicecar berbagai pertanyaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) saat bersaksi dalam sidang lanjutan OC Kaligis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (1/10). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
3 dari 7 halaman
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
Evy Susanti mendengarkan pertanyaan JPU saat bersaksi dalam sidang lanjutan OC Kaligis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (1/10). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
4 dari 7 halaman
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
Evy Susanti menjawab pertanyaan JPU saat bersaksi dalam sidang lanjutan OC Kaligis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (1/10). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
5 dari 7 halaman
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
Evy Susanti menjawab pertanyaan JPU saat bersaksi dalam sidang lanjutan OC Kaligis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (1/10). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
6 dari 7 halaman
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
Evy Susanti menjawab pertanyaan JPU saat bersaksi dalam sidang lanjutan OC Kaligis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (1/10). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
7 dari 7 halaman
Kesaksian istri muda Gubernur Gatot di sidang OC Kaligis
OC Kaligis mendengarkan kesaksian Evy Susanti saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (1/10). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
Rekomendasi