Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution

Peristiwa berdarah digambarkan dalam diorama di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40.

Nanda Farikh Ibrahim
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Diorama menggambarkan peristiwa berdarah Gerakan 30 September (G-30S) di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). Museum tersebut menyimpan berbagai diorama yang menggambarkan kebengisan pasukan Tjakrabirawa yang berupaya menculik dan membunuh Jenderal Besar AH Nasution. ©2015 merdeka.com/imam buhori
1 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Petugas membersihkan diorama di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). ©2015 merdeka.com/imam buhori
2 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Suasana ruang makan yang menjadi saksi terlukanya Ade Irma Suryani, putri Jenderal Besar AH Nasution oleh tembakan pasukan Tjakrabirawa. Akibat tembakan tersebut, Ade Irma meninggal beberapa hari kemudian ketika dirawat di RSPAD Gatot Subroto. ©2015 merdeka.com/imam buhori
3 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Petugas membersihkan diorama di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). ©2015 merdeka.com/imam buhori
4 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Diorama menggambarkan peristiwa berdarah G-30S di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). ©2015 merdeka.com/imam buhori
5 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Deretan tongkat komando koleksi Jenderal Besar AH Nasution ditampilkan di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). ©2015 merdeka.com/imam buhori
6 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Seragam dinas Jenderal Besar AH Nasution ditampilkan di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). ©2015 merdeka.com/imam buhori
7 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Diorama menggambarkan peristiwa berdarah G-30S di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). ©2015 merdeka.com/imam buhori
8 dari 8 halaman
Mengenang tragedi berdarah penculikan Jenderal Nasution
Diorama menggambarkan peristiwa berdarah G-30S di Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution, Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, Rabu (30/9). ©2015 merdeka.com/imam buhori
Rekomendasi