Kementerian Kesehatan mengantisipasi terbawanya virus MERS dari Arab dalam musim haji kali ini. Jemaah yang pulang diingatkan untuk terus memperhatikan kesehatannya. jemaah diminta untuk segera memeriksakan diri jika mengalami demam tinggi dalam dua pekan setelah tiba di tanah air. "Jika suhu badannya naik lebih 38 derajat celsius, kami mengimbau agar mereka segera memeriksakan diri ke Puskesmas untuk dimonitor kesehatannya," kata Lily Sriwahyuni Sulistyowati, Direktur Penyakit Tidak Menular pada Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Selasa (29/9).Lily yang turut menyambut kedatangan jemaah haji kloter 1 debarkasi Medan menambahkan, sebelum jemaah berangkat, pihaknya juga telah memberikan informasi dan pengarahan kepada jemaah mengenai cara menjaga kesehatan di tanah suci.Sepulang jemaah ke tanah air, Kementerian Kesehatan tetap akan memantau kesehatan mereka. "Jika dari hasil monitor ditemukan gejala-gejala MERS, maka mereka akan diisolasi sementara," sambung Lily.Di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, petugas kesehatan memeriksa dokumen kesehatan yang dibawa jemaah dari tanah suci. Jika ada yang mengalami gangguan kesehatan akan langsung dirujuk ke rumah sakit.Seperti diberitakan, jemaah kloter 1 debarkasi Medan (MES) tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang sekitar pukul 06.57 WIB. Mereka kemudian dibawa ke Asrama Haji Medan sebelum kembali ke kediaman masing-masing.Sementara itu, Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan Imam Mukhair mengatakan, sejauh ini jemaah haji asal Sumut yang wafat di Arab Saudi berjumlah 10 orang. Tiga di antaranya wafat dalam musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram. "Sedangkan pada tragedi di Mina, tidak ada jemaah asal Sumut yang jadi korban wafat," katanya.
Jemaah haji diminta waspadai demam tinggi sepulang dari Tanah Suci
Jemaah diminta untuk segera memeriksakan diri jika mengalami demam tinggi dalam dua pekan setelah tiba di tanah air.
Advertisement
Rekomendasi