Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau

Massa dari Gerakan Nasional Komunitas Indonesia Baru menuding Arsyadjuliandi Rachman terlibat suap SKK Migas.

Nanda Farikh Ibrahim
Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau
Massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Komunitas Indonesia Baru (GNKIB) membentangkan poster dan spanduk tuntutan saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (28/9). Dalam aksinya, mereka mendesak KPK untuk segera memeriksa Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang diduga terlibat dalam kasus suap SKK Migas melibatkan Sutan Bhatoegana. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
1 dari 6 halaman
Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau
Massa GNKIB membawa poster Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dengan tulisan "Gantung Koruptor" saat berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
2 dari 6 halaman
Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau
Massa GNKIB membawa poster Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dengan tulisan "Gantung Koruptor" saat berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
3 dari 6 halaman
Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau
Massa GNKIB membawa poster Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dengan tulisan "Koruptor" saat berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
4 dari 6 halaman
Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau
Massa GNKIB membawa poster Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dengan tulisan "Gantung Koruptor" saat berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
5 dari 6 halaman
Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau
Massa GNKIB membawa poster Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dengan tulisan "Koruptor" saat berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
6 dari 6 halaman
Massa GNKIB desak KPK tangkap Plt Gubernur Riau
Massa GNKIB membawa poster Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dengan tulisan "Koruptor" saat berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
Rekomendasi