Bantu orangtua, Rizal jualan sandwich sejak kelas 4 SD

"Capek juga sih, tapi karena sudah biasa, jadi nggak masalah," semangatnya.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Bantu orangtua, Rizal jualan sandwich sejak kelas 4 SD
Bocah penjual sandwich di Sleman. ©2015 merdeka.com/kresna

Syarizal Fadillah, bocah umur sebelas tahun yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar Minomartani, Caturtunggal, Sleman, Yogyakarta, setiap hari mengayuh sepeda dari kampung ke kampung berjualan sandwich dan jajanan lainnya. Hal itu dilakukan demi membantu orangtuanya. "Pulang sekolah jam 1 siang, terus ke rumah, istirahat dulu. Makan siang. Setelah itu jam 2 siang sudah berangkat," tutur Rizal saat ditemui merdeka.com, Rabu (25/9).Rute yang dilalui Rizal terbilang cukup jauh. Setiap hari dirinya menempuh sekitar 10 kilometer berkeliling membawa keranjang kecil berisi aneka jajanan, yakni, sandwich, pisang coklat, roti bakar, pizza, jeli, sosis, nuget dan box berisi jus yang ditaruh di boncengan sepedanya.Panasnya matahari dan debu jalanan tidak dihiraukannya, baginya sudah terbiasa. "Capek juga sih, tapi karena sudah biasa, jadi nggak masalah," semangatnya.Menurutnya sudah menjadi kewajiban anak membantu orang tuanya."Membantu orang tua, kewajiban anak kan itu," katanya singkat.Usai berkeliling jualan, sekitar pukul 17.00 WIB, Rizal tidak langsung pulang ke rumah. Dia pergi ke masjid dekat rumahnya, salat berjemaah dan menghafal Alquran. Rupanya sejak kelas 2 SD, Rizal sudah mulai menjadi hafiz dengan rutin menghapal ayat-ayat Alquran."Nanti pulang ke rumah setelah salat isya. Terus di rumah belajar sampai jam 9 malam," jelasnya.Sementara itu Sang ayah, Johansyah mengatakan melarang Rizal berjualan. Namun ketika dilarang, Rizal malah menangis."Maunya begitu, pertama Rizal jualan, saya tidak tahu. Dia dan ibunya saja yang tahu. Beberapa hari kemudian saya baru tahu. Saya larang, Rizalnya malah ngambek," papar Johan.Johan pun akhirnya memberikan dua syarat kepada Rizal jika ingin terus berjualan. Pertama tidak boleh nilai sekolah anjlok, kedua tidak boleh lupa salat. "Kalau nilai anjlok, tidak boleh jualan. Tidak boleh juga lupa salat," tegasnya.

Rekomendasi