Kakek di Inhil cabuli bocah 15 tahun dengan iming-iming Rp 20 ribu

polisi kini mencari keberadaan kakek tua tersebut untuk ditindaklanjuti proses hukum terhadapnya.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Kakek di Inhil cabuli bocah 15 tahun dengan iming-iming Rp 20 ribu
Ilustrasi Pelecehan Seksual. ©2014 Merdeka.com

Nafsu kakek inisial IB (70 tahun) ternyata masih membara. Namun si kakek tega mencabuli bocah yang masih di bawah umur berinisial Ra (15). Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang berbelanja di warung milik IB, di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Minggu (13/9) mengatakan, kejadian tersebut pada Rabu (9/9) pagi. Saat itu sang kakek membawa bocah tersebut ke dalam kamarnya, lalu mencabuli si bocah dengan iming-iming uang Rp 20 ribu.Terungkapnya aksi bejat si kakek, ketika pada Rabu (9/9), malam sekitar pukul 20.00 WIB, orangtua korban (pelapor) membawa dua anaknya, yakni Ra dan Fi berobat sakit perut dan demam ke Puskesmas Sungai Bela, kabupaten Indragiri Hilir.

"Ketika di perjalanan, ibu korban bertemu dengan As (anak pelaku), dan As berkata kepada ibu korban, dengan kalimat 'tolong ajar anak kamu, jangan masuk-masuk kamar bapak saya dan sering minta duit'. Kemudian, dijawab pelapor dengan kalimat, 'setahu saya, anak saya tidak punya uang dan tidak ada minta minta ke orang lain'," jelas Guntur.Selanjutnya, pelapor pulang dan bertanya kepada anaknya atas kalimat kasar yang diutarakan anak pelaku kepada ibu korban. Setelah didesak ibunya, Ra mengaku tidak ada minta duit ke pelaku.Namun esok harinya Kamis (10/9) sekira pukul 13.00 WIB, pelapor merasa curiga dan bertanya lagi kepada anaknya Ra dan akhirnya diakui oleh Ra bahwa ia sudah diajak berhubungan layaknya suami istri oleh si kakek itu."Korban mengaku, Saat itu, membeli minyak tanah (mitan) di warung pelaku, namun pelaku mengajak untuk masuk ke dalam rumah dan terjadilah perbuatan tersebut. Setelah melakukan perbuatannya, pelaku memberi uang kepada korban sebanyak Rp 20 ribu," terang Guntur.Atas laporan korban yang didampingi keluarganya, polisi kini mencari keberadaan kakek tua tersebut untuk ditindaklanjuti proses hukum terhadapnya."Kasus ini kita selidiki, pelaku sedang kita cari, saksi pelapor sudah memberikan keterangannya," tandasnya.

Rekomendasi