Polres Buleleng usut kematian pejudo saat berlaga di Porprov Bali

Sebelum bertanding, Agus Widiantara diketahui sempat melakukan penurunan berat badan secara signifikan

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Buleleng usut kematian pejudo saat berlaga di Porprov Bali
Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

‎Penyebab meninggalnya, Atlet Judo Bangli, Wayan Agus Widiantara (27) usai dibanting oleh Atlet Buleleng, Gede Sandy Juniarta (26), saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XII Tahun 2015 di Buleleng, pada Selasa (8/9) lalu, saat ini masih diselidiki oleh pihak Kepolisian. Meskipun, pihak keluarga Agus Widiantara sudah menerima kejadian itu dengan ikhlas.Berdasarkan informasi, sebelum bertanding Agus Widiantara diketahui, sempat melakukan penurunan berat badan secara signifikan untuk masuk ke kelas pertandingan Judo yang diinginkan. Bahkan menariknya, kedua atlet ini baik Atlet Judo Bangli, Wayan Agus Widiantara dan Atlet Buleleng, Gede Sandy Juniarta sudah saling kenal.Dari penyelidikan Polisi didapat keterangan bahwa kedua atlet ini kerap bertemu, bukan hanya sekali atau pun 2 kali dalam sebuah pertandingan Judo, baik di Event Tingkat Provinsi maupun Tingkat Event lainnya. Bahkan kedua atlet inipun, dikenal cukup tangguh, karena mereka kedudukan posisi yang selalu berimbang. Tak jarang saling berebut mendali di antara keduanya.Kapolres Buleleng, AKBP Kurniadi menegaskan, setiap kejadian yang ada diakuinya tidak akan terlepas dari tindakan proses pihak Kepolisian. Meskipun diakui Kurniadi, pihak keluarga dari Agus Widiantara, sudah menerima dengan ikhlas kejadian ini. Menurutnya meninggalnya atlet judo ini, bukan merupakan sebuah delik aduan. "Meninggalnya atlet ini baik diterima maupun tidak diterima, tetap akan ditindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku," jelas Kapolres, Kamis (10/9) di Buleleng, Bali.Hingga saat ini pihak Kepolisian masih kesulitan, untuk memintai keterangan dari Gede Sandy, karena kondisi Gede Sandi masih shock atas kejadian itu. "Kami masih belum bisa meminta keterangan Gede Sandi itu, karena masih shock, dan kami maklumi itu. Tapi, kami masih berupaya melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi, baik dari Panitia, wasit, lawan bertanding, serta rekaman CCTV atau video pertandingan," kata Kurniadi di Mapolres Buleleng.Dirinya pun tidak memungkiri, bahwa Agus Widiantara ini, memang sebelumnya sempat melakukan diet untuk menurunkan berat badannya, agar bisa masuk di kelas yang diinginkan yakni, kelas 90-100 kilogram (Kg) dalam pertandingan Judo Porprov Tahun ini. Dirinya pun mengaku, masih belum berani memastikan penyebab kejadian tersebut secara detail. Sebab peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan pihak Kepolisian. Kendati secara medis disebutkan adanya penyumbatan pada saluran pernapasan, pun dirinya tetap mencari alibi lain sebelum kecelakaan bertanding ini terjadi."Ini masih kami periksa lebih lanjut, dan kami akan tetap melakukan penyidikan untuk mengungkap penyebab meninggalnya itu," pungkas Kapolres.

Rekomendasi