Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak

Bahkan, mereka juga bingung kenapa harga daging ayam bisa melonjak.

Nanda Farikh Ibrahim
Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak
Peternak memberikan pakan untuk ayam-ayamnya di Kampung Pesawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/8). Menyusul gejolak harga daging ayam yang terjadi di pasaran, sejumlah peternak tradisional kebingungan karena mereka tidak tahu dan tidak berdampak apapun kepada mereka. ©2015 merdeka.com/arie basuki
1 dari 6 halaman
Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak
Sebelumnya masyarakat Indonesia dihebohkan dengan meroketnya harga ayam yang sempat menyentuh angka Rp 40.000 per ekor. Padahal, harga ayam di tingkat peternak belum ada kenaikan dan masih dijual Rp 18.000 per Kg. ©2015 merdeka.com/arie basuki
2 dari 6 halaman
Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak
Para peternak yang bermitra dengan perusahaan besar ini hanya memproduksi ayam selama sekitar 35 hari. Selama ini harga jual ayam-ayam tersebut ditentukan oleh perusahaan. ©2015 merdeka.com/arie basuki
3 dari 6 halaman
Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak
Dalam masa satu produksi, mereka hanya menerima pendapatan Rp 3-4 juta dengan jumlah ayam 7.000 ekor. ©2015 merdeka.com/arie basuki
4 dari 6 halaman
Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak
Peternak memberikan pakan untuk ayam-ayamnya di Kampung Pesawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/8). ©2015 merdeka.com/arie basuki
5 dari 6 halaman
Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak
Peternak memberikan pakan untuk ayam-ayamnya di Kampung Pesawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/8). ©2015 merdeka.com/arie basuki
6 dari 6 halaman
Gejolak kenaikan harga daging ayam tak berdampak kepada peternak
Peternak memberikan pakan untuk ayam-ayamnya di Kampung Pesawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/8). ©2015 merdeka.com/arie basuki
Rekomendasi