Peneliti dari Belanda yakin Ma'ruf Amin bawa NU lebih baik

Ma'ruf Amin dinilai sebagai sosok yang sangat mencintai NU dan bekerja untuk NU.

Mohamad Taufik
Oleh Mohamad Taufik - Reporter
Peneliti dari Belanda yakin Ma'ruf Amin bawa NU lebih baik
Muktamar NU. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Peneliti Islam di Indonesia, Martin van Bruinessen percaya Kiai Ma'ruf Amin bisa membawa Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) bisa lebih baik ke depan. Menurut dia, Kiai Ma'ruf yang terpilih sebagai rois aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) dalam Muktamar ke-33 NU itu sangat mencintai NU."Saya kenal Kiai Ma'ruf sejak bersama Gus Dur (Abdurrahman Wahid). Beliau sangat mencintai NU, dan bekerja untuk NU," ujarnya, Rabu (6/8) malam.Martin, peneliti asal Belanda itu memang senang meneliti Islam di Indonesia, terutama NU. Menurut dia, NU memiliki krakteristik berbeda dengan Islam lainnya. NU memiliki ciri khas dekat dengan rakyat kecil."Lihat saja peserta muktamar yang datang ada yang dari Papua. Warganya ada di seluruh pelosok tanah air, sampai ke pelosok-pelosok tanah air," kata Martin yang datang sebagai peninjau Muktamar bersama peneliti lainnya.Martin juga mengaku dekat dengan Kiai Mustofa Bisri atau Gus Mus. Mereka kenal akrab satu sama lain, sering berdiskusi dan berdialog bersama tentang Islam dan NU. "Saya kenal sekali dengan Gus Mus. Gus Mus itu baik, hatinya lembut," katanya.Ketika Gus Mus menolak sebagai rois aam PBNU, kemudian pidatonya yang meredakan ketegangan dalam Muktamar, kata Martin, itu menunjukkan kalau Gus Mus itu hatinya lembut. "Dia rois aam, tapi meminta maaf kepada peserta Muktamar. Tapi karena hatinya lembut itu dia dijadikan rois aam."Dalam Muktamar ke-33 NU di Jombang, sembilan kiai Ahlul halli wal aqdi (Ahwa) dalam Muktamar memutuskan Gus Mus menjadi rois aam untuk periode 2015-2020. Sementara Kiai Ma'ruf Amin ditunjuk menjadi wakil rois aam. Namun karena Gus Mus menolak menjabat sebagai rois aam, akhirnya Kiai Ma'ruf Amin menggantikannya sebagai rois aam.Muktamar di Jombang ditutup dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB. Selain menetapkan Kiai Ma'ruf Amin sebagai rois aam, Muktamar juga menetapkan Kiai Said Aqil Siroj sebagai ketua umum PBNU untuk periode 2015-2020.

Rekomendasi