Acara Gubernur Bali dihebohkan kehadiran anak dengan kelainan mata

Melihat hal tersebut, Pastika langsung iba dan menghentikan acara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Acara Gubernur Bali dihebohkan kehadiran anak dengan kelainan mata
Ketut Sikur menggendong anaknya, Nyoman, yang mengalami kelainan mata.. ©2015 Merdeka.com

Suasana pertemuan bincang-bincang antara elemen masyarakat dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di aula DPRD Bali mendadak riuh. Penyebabnya, ada seorang anak yang digendong ayahnya, mengalami kelainan mata.Melihat hal tersebut, Pastika langsung iba dan menghentikan acara Simakrama itu. "Aduh, tolong ini Direktur Rumah Sakit Indra segera bawa anak ini untuk diberi penanganan dan pengobatan," perintah Pastika tentang seorang bocah yang mengalami kelainan mata itu, Sabtu (1/8).Ketut Sikur, sang ayah, sejatinya datang dalam acara Simakrama untuk menyampaikan aspirasi mengenai persoalan kapal perahu motor yang sering jadi rebutan wisatawan saat berkunjung ke Bali Age di Trunyan. Simakrama memang kegiatan bincang-bincang santai di awal bulan dengan gubernur yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali seorang petani seperti Ketuk Sikur.Namun, Pastika justru lebih merespons kondisi anaknya. Kebetulan, Sikur juga berkeluh soal ketidakmampuannya mengobati anaknya. "Saya hanya bisa berucap terima kasih pada bapak gubernur. Jujur saya tidak tau harus bagaimana mencari dana untuk pengobatan mata anak saya ini," aku Sikur, sambil mengusap air matanya, Sabtu (1/8) di Denpasar Bali.Kondisi bocah 8 tahun tersebut memang cukup memprihatinkan. Bola mata sebelah kanannya nampak membesar hingga menonjol ke luar. Akibatnya, penglihatan mata kanan putra ketiga Ketut Sikur ini sudah tidak berfungsi. Ironisnya, gejala yang sama sudah mulai muncul pada mata sebelah kirinya. Ketut Sikur menuturkan, kelainan mata anaknya diketahui sejak empat tahun silam. "Sudah sempat berobat, awalnya didiagnosa katarak dan diberi obat tetes. Tetapi kenyataannya seperti ini," ujar Sikur dengan mimik sedih sambil menggendong putranya. Dia mengaku lega karena Pastika langsung merespons dan membantu pengobatan anaknya, Nyoman Darsana. Dia sangat berharap, penglihatan putranya dapat berfungsi kembali agar dapat menatap masa depan yang masih panjang. Terkait dengan kelainan mata Nyoman, Dirut RS Indera dr. Ni Made Yuniti menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Sesuai arahan gubernur, dia akan berupaya maksimal membantu bocah asal Trunyan tersebut."Kita akan coba periksa terlebih dahulu, kalau harus dilakukan tindakan, ya kita lakukan. Kita akan berupaya maksimal agar anak ini penglihatannya normal kembali," pungkas Darsana.

Rekomendasi