KaBIN sebut pihak ketiga kasus Tolikara mau rebut kekayaan Papua

Dia memastikan kini kondisi Papua sudah aman.

Ferrika Lukmana Sari
Oleh Ferrika Lukmana Sari - Reporter
KaBIN sebut pihak ketiga kasus Tolikara mau rebut kekayaan Papua
Pembakaran masjid di Tolikara. ©twitter.com

Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso menggelar silaturahmi dengan beberapa pejabat negara dan tokoh masyarakat di rumah dinasnya Jalan Denpasar No 42 Kuningan Jakarta Selatan. Pada kesempatan itu, Sutiyoso sempat menyinggung soal konflik Papua yang tengah menjadi perbincangan hangat.Menurutnya, pecahnya kerusuhan di Tolikara karena ulah sekelompok orang sengaja memanfaatkan konflik tersebut untuk mencari keuntungan."Sangat sensitif, ada pihak ketiga yang memanfaatkan peristiwa ini. Seperti di negara Libya, yang kaya akan sumber daya alam jadi diperebutkan," kata Sutiyoso, Kamis (23/7). Di acara itu hadir pula Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, tokoh agama dan tokoh pemuda.Tidak tak menjelaskan secara gamblang siapa pihak ketiga yang dimaksud. Hanya saja, kata dia, pihak ketiga itu ingin merebut kekayaan di Tanah Air mengingat Indonesia salah satu negara dengan sumber daya alam terbaik, apalagi Papua menjadi tempat berdirinya ke Freeport.Dia juga menyampaikan pesan pada masyarakat Indonesia untuk tak khawatir atas kasus kerusuhan di Tolikara, Papua."Kondisi di sana sudah kondusif, sudah ada beberapa pejabat yang ke Papua untuk memantau," tambahnya.Mantan gubernur DKI itu meminta semua pihak baik pemuka agama, pejabat negara, para tokoh pemuda serta masyarakat turut terlibat untuk mencegah hal serupa terjadi."Bagaimana memberikan pemahaman kesatuan dan persatuan, kita perlu kerja sama dan kompak. Sekali lagi, ini hanya soal perbedaan, kebebasan untuk memeluk agama," kata dia.

Rekomendasi