Arus balik, Tol Cipali mulai dipadati kendaraan menuju Jakarta

Puncak arus balik di Tol Cipali diperkirakan terjadi pada Jumat 24 Juli.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Arus balik, Tol Cipali mulai dipadati kendaraan menuju Jakarta
Antrean masuk Tol Cipali. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Gelombang arus balik Lebaran 2015 yang melintas di jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sudah mulai ramai sejak Minggu (19/7) kemarin. Puncak arus balik Lebaran diperkirakan akan terjadi pada Jumat 24 Juli hingga Minggu 26 Juli.Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS), pengelola jasa tol Cipali, Hudaya Arryanto mengapresiasi sambutan positif yang diberikan pemerintah dan masyarakat atas kontribusi jalan tol Cipali dalam mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di masa mudik Lebaran. Hudaya menyatakan, memasuki masa arus balik, manajemen LMS telah menyiapkan sejumlah langkah.Pertama, LMS akan memprioritaskan kendaraan arus balik yang menuju arah Jakarta, baik yang hendak keluar tol Cipali di gerbang Cikopo maupun yang masuk di Gerbang Palimanan.Berdasarkan catatan LMS, pada hari H Lebaran (Jumat, 17 Juli 2015), kepadatan masih terlihat di dua arah pintu tol Cikopo. Kendaraan yang masuk gerbang tol Cikopo arah Palimanan tercatat sebanyak 51.425 unit, sedangkan pada H+1 (18 Juli 2015) tercatat 40.532 kendaraan. Sebaliknya kendaraan yang keluar gerbang tol Cikopo arah Jakarta meningkat dari 11.042 kendaraan di hari H Lebaran menjadi 17.451 kendaraan pada H+1."Sejak pagi ini (Minggu 19/7) sudah mulai terjadi kenaikan volume lalu lintas ke arah Jakarta, sementara arus arah sebaliknya masih tinggi. Tentunya harus ada prioritas yang diambil. Mengingat bahwa saat ini sudah memasuki masa arus balik, maka prioritas kami adalah memperlancar kendaraan arus balik khususnya di Gerbang masuk Palimanan dan Gerbang keluar Cikopo. Di kedua gerbang itu akan dibuka lebih banyak gardu arah Jakarta dan mengurangi jumlah gardu arah Cirebon," kata Hudaya dalam keterangan persnya, Senin (20/7).Kedua, untuk mempercepat layanan di gerbang tol, LMS akan mengerahkan petugas tambahan di gardu tol, yang dibantu oleh petugas jemput bola untuk melakukan penukaran uang kecil serta menyesuaikan pengoperasian gardu tol. "Di lapangan pengaturan buka tutup gardu akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas pada kedua arah. Untuk lebih mempercepat waktu transaksi, kami mengimbau para pengendara untuk menyiapkan uang pas dan kartu tol-nya sebelum memasuki gerbang tol," kata Hudaya. Ketiga, LMS telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan untuk mengantisipasi apabila terjadi kepadatan lalu lintas menjelang Gerbang Cikopo. "Bila antrean kendaraan dari arah Palimanan yang hendak keluar melalui gerbang tol Cikopo sudah panjang, maka arus akan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Kalijati di KM 98. Dari Kalijati kendaraan dapat mengikuti jalan nasional Subang-Sadang lalu masuk tol Purbaleunyi dan tol Cikampek menuju Jakarta," kata Hudaya.

Rekomendasi