Aktivitas Gunung Gamalama cenderung menurun

"Bahkan, Gunung Gamalama tercatat sudah terjadi empat kali letusan sejak Kamis (16/7) sore," kata Darno.

Mohamad Taufik
Oleh Mohamad Taufik - Reporter
Aktivitas Gunung Gamalama cenderung menurun
Gunung Gamalama meletus. ©twitter.com/sutopo_bnpb

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), Darno Lamane mengatakan pada Minggu pagi (19/07), aktivitas Gunung Gamalama mulai menunjukkan penurunan, menyusul berkurangnya gempa tektonik yang terjadi di gunung tersebut.Apalagi, sesuai analisis pos pengamatan, terjadi tiga kali gempa tremor embusan terus menerus dengan amplitude 0,5-1,5 mm dan tiga kali gempa embusan dengan durasi 26.15 detik. Kondisi itu menurun jika dibandingkan dengan aktivitas Gunung Gamalama selama dua hari sebelumnya.Seperti diberitakan Antara, dari hasil pemantauan aktivitas gunung setinggi 1700 meter pagi ini belum menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan dua hari sebelumnya. Menurut Darno, Pos Pengamatan juga mencatat terjadi tiga kali gempa tektonik jauh amplitude 3-42 mm, s-p 12,13 detik dengan lama gempa yang tercatat selama 34,85-92,52 detik."Bahkan, Gunung Gamalama tercatat sudah terjadi empat kali letusan sejak Kamis (16/7) sore. Dan dari hasil pengamatan gunung sejak Jumat (17/17) dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIT tercatat gempa tremor embusan amplitudo 0,5-2 mm dan secara visual abu vulkanik teramati tebal setinggi 1000 meter dari permukaan kawah Gunung Gamalama dan Alhamdulillah aktivitasnya mulai menurun," katanya.Darno mengatakan, meskipun Gunung Gamalama sudah terjadi penurunan aktivitasnya, namun dirinya mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di sekitar lereng Gunung Gamalama."Masyarakat di Kota Ternate diimbau untuk tetap tenang dan jangan mudah percaya dengan berbagai informasi mengenai perkembangan Gunung Gamalama, kecuali informasi yang resmi dikeluarkan oleh pihak Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama dan pemkot setempat," katanya.

Rekomendasi