Salah satu petugas teknisi Gerbang Tol (GT) Cikopo-Palimanan, Reza M Yuliansyah (22) menjelaskan salah satu penyebab penumpukan kendaraan ialah macetnya portal loket. Kemudian mesin gerbang tol beberapa koneksinya sering macet."Masalah kartu dari Cikarang ke sininya gak kebaca. Komunikasinya sistemnya online kadang offline," kata Reza di GT Cipali, Selasa (14/7).Menurut Reza, jika kartu tak terbaca oleh mesin GT, maka portal tidak akan secara otomatis terbuka. Maka dari itu beberapa petugas GT kerap memanggil para teknisi untuk membuka portal secara manual. Biasanya kondisi trouble terjadi karena mesin Jasa Marga tak sinkron dengan mesin Malaysia LCS automatic recevier."Terbuka palang soalnya tergantung kartunya. Kalau gak bisa harus manual didorong. Ada program buat bukan mesinnya, tombol keyword EOP plus REG," tuturnya.Di sisi lain menurut Reza, penumpukan kendaraan terjadi karena banyak pengendara yang tidak membawa kartu. Jika pengendara tak membawa kartu dan melintas di GT Cipali maka akan dikenakan denda."Gak bawa kartu, itu juga bakal urusan dengan teknisi (bukan pembayaran, tapi penanganan portal). Dari sononya gak bawa kartu didenda 2 kali lipat atau tarif jarak GT terjauh," pungkasnya.Selain itu karena seringnya mesin GT trouble, Reza berharap adanya penambahan para petugas teknisi. Selama ini hanya ada 3 petugas teknisi yang standby pada tiap harinya."Kalau bisa tambah petugas untuk meng-handle semua gerbang daripada cuma bertiga agak susah," keluhnya.
Gangguan mesin salah satu penyebab kemacetan di loket Tol Cipali
"Masalah kartu dari Cikarang ke sininya gak kebaca. Komunikasinya sistemnya online kadang offline," kata Reza.
Advertisement
Rekomendasi