Jadi korban Hercules, jasad istri Sersan Ainul belum teridentifikasi

Selain anggota TNI dan keluarganya, ada juga sekitar 17 mahasiswa yang kuliah di Pekanbaru Riau menjadi korban.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Jadi korban Hercules, jasad istri Sersan Ainul belum teridentifikasi
Korban Hercules asal Kediri dimakamkan. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Meski Almarhum Sersan Dua (Serda) Ainul Abidin dan dua anaknya sudah dikebumikan di Pekanbaru, namun jenazah sang istri Tri Astuti belum juga teridentifikasi. Satu keluarga ini merupakan korban tragedi Hercules A 1310 di Medan, Sumatera Utara.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Rsn Pekanbaru, Kapten Sus Rizwar kepada merdeka.com Senin (6/7) mengatakan, dari 18 korban asal Pekanbaru, sudah 17 jenazah yang telah dikirimkan dan sudah dikebumikan.

"Bagi anggota TNI dikebumikan secara militer, bagi korban warga sipil diserahkan kepada keluarga masing-masing almarhum dan almarhumah," ujar Rizwar.

Sedangkan jenazah Tri Astuti istri Serda Ainul Abidin masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Sumut.

"Sementara masih menunggu hasil identifikasi melalui tes DNA. Itu prosesnya bisa agak lama, sekitar dua mingguan, kita menunggu informasi dari Medan," jelas Rizwar.

Selain anggota TNI dan keluarganya, ada juga sekitar 17 mahasiswa yang kuliah di Pekanbaru Riau menjadi korban.

"Mahasiswa tersebut ada yang keluarga TNI, ada juga warga sipil dengan rekomendasi kampusnya saat akan berangkat. Sebagian mahasiswa berdomisili di Pekanbaru, sebagian lagi di Natuna," terang Rizwar.

Penumpang pesawat logistik buatan Amerika Serikat tahun 1964 itu kebanyakan akan bertolak dari Pekanbaru dengan tujuan Tanjung Pinang, Ranai Natuna (propinsi Kepulauan Riau) dan Pontianak, Kalimantan.

Rekomendasi