Terminal 2E terbakar, Garuda rute Batam-Jakarta delay 5 jam

Penundaan ini membuat areal bandara dipenuhi sejumlah penumpang yang menanti untuk diberangkatkan.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Terminal 2E terbakar, Garuda rute Batam-Jakarta delay 5 jam
Bandara Hang Nadim. ©2013 Merdeka.com

Terbakarnya lounge di Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta berimbas terhadap lalu lintas penerbangan maskapai Garuda Indonesia. Pasalnya, lapangan pacu Garuda hanya menggunakan yang ada di dua terminal yakni 2E dan 2F.Seperti yang terjadi di Bandara Hang Nadim Batam. Penerbangan jurusan Batam-Jakarta dengan menggunakan maskapai penerbangan yang seharusnya lepas landas pada pukul 16.45 WIB molor hingga 5 jam lebih. Pesawat dengan nomor penerbangan GA 157 baru bisa diberangkatkan pada pukul 22.00 WIB.Petugas customer service counter Garuda Indonesia Adis mengatakan molornya penerbangan disebabkan masih belum sterilnya landasan pacu di Terminal 2E dan 2F Bandara Soekarno-Hatta."Iya mbak, delayed nya karena kebakaran di sana (Bandara Soekarno-Hatta). Informasi yang kami terima landasan pacu di sana belum clear karena kan masih ada mobil pemadan dan lain sebagainya. Jadi bingung juga mau landing gimana," ujar Adis kepada merdeka.com di Batam, Minggu (5/7).Adis pun tak menampik keterlambatan juga terjadi untuk tujuan lainnya. "Banyak yang delayed. Ke Padang, Denpasar, Surabaya," tuturnya.Pantauan merdeka.com, gara-gara delay tersebut, terjadi penumpukan penumpang di Bandara Hang Nadim, Batam. Para penumpang mengaku bingung mendengar alasan yang diutarakan dari maskapai."Loh kan kebakarannya pagi, itu pun di bandara Soekarno-Hatta. Kenapa sampai sekarang masih bermasalah?" ujar James salah satu penumpang Garuda.Seharusnya, kata dia, maskapai penerbangan Garuda memiliki alternatif dalam menghadapi situasi darurat."Kalau darurat begini, harus ada alternatifnya. Kenapa enggak ada antisipasinya. Katanya, Garuda maskapai besar punya BUMN pula. Lima jam nunggu buat jenuh. Apalagi, saya banyak kerjaan di Jakarta," keluhnya.

Rekomendasi