TNI AU belum tahu penyebab kecelakaan Pesawat Hercules di Medan

"Investigasi kecelakaan sedang bekerja. TNI AU punya tim sendiri untuk melakukan investigasi," kata Dwi Badarmanto.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
TNI AU belum tahu penyebab kecelakaan Pesawat Hercules di Medan
Hercules jatuh di Medan. ©2015 merdeka.com/yan muhardiansyah

Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Dwi Badarmanto mengatakan penyebab jatuhnya pesawat Hercules masih belum diketahui. Dia mengaku pihaknya masih melakukan investigasi."Investigasi kecelakaan sedang bekerja. TNI AU punya tim sendiri untuk melakukan investigasi. Kalau perlu kita bicara pada pabriknya," kata Dwi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/7).Sementara itu, Dwi belum berani memastikan penyebab jatuhnya pesawat tersebut karena kerusakan mesin. Namun, dia membenarkan jika ada kejanggalan pada pesawat tersebut."Kerusakan mesin belum bisa dipastikan, cuma dua menit setelah take off, co-pilot meminta return to base. Kalau sudah ada request seperti itu, pasti ada sesuatu yang terjadi di pesawat," imbuhnya.Sementara itu, dia menjelaskan ada 16 jenazah yang diterbangkan ke Jakarta malam ini. Namun yang baru tiba sore tadi 13 orang."Seperti yang kita lihat ada dua pesawat yang membawa 13 jenazah. Tujuh dari pesawat Boeing, dan enam dari pesawat CN295. Nanti ada tiga peti jenazah lagi yang diterbangkan dari Sumatera ke Jakarta," kata dia.Dwi menambahkan korban yang dipulangkan malam ini merupakan jenazah yang berdomisili di Pulau Jawa. Korban tersebut akan dimakamkan sesuai permintaan keluarga."Pemakaman sesuai permintaan keluarga, seperti langsung di Semarang. Lima orang dari penerbang yang ada di Pontianak. Mereka dimakamkan malam ini. Sementara kru ke dipulangkan ke Bandara Abdul Rahman Saleh karena pesawat berasal dari bandara tersebut," pungkas dia.

Rekomendasi