Menjelang pernikahan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana memasang bleketepe, Rabu (10/6). Pemasangan anyaman janur kuning tersebut dilakukan di depan kediaman Jokowi Jalan Kutai Utara, Sumber, Banjarsari, Solo, sekitar pukul 09.00 WIB.Selain di rumah Jokowi, pemasangan yang sama juga dilakukan di rumah mempelai wanita, Jalan Kutai Raya tak jauh dari kediaman Jokowi.Pantauan merdeka.com, selain Jokowi dan Iriana, tampak juga ibunda Jokowi, Sujiatmi, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep, serta sejumlah kerabat lainnya.
Sedangkan calon mempelai pria, Gibran Rakabuming Raka tak tampak menemani keluarganya. Dengan menggunakan tangga, presiden memasang bleketepe di depan pintu masuk rumah.Menurut pemerhati budaya, Mufti Rahardjo, pemasangan bleketepe tersebut sebagai simbol bahwa seseorang sudah masuk dalam rangkaian orang punya kerja. Janur kata dia, dalam bahasa Jawa berarti sejatine nur atau sebenarnya cahaya. Yang mengandung makna pengantin atau tamu yang datang nantinya akan mendapatkan cahaya kebaikan."Pemasangan bleketepe ini tidak harus di rumah temanten putrid, tapi di kediaman temanten putra juga boleh sebagai tanda punya gawe," ujarnya.Usai pemasangan bleketepe, prosesi dilanjutkan dengan tuwuhan pisang raja. Yakni membuka dua pasang pisang raja yang telah dipasang di depan rumah. Tuwuhan ini terdiri dari satu tandan pisang raja, kelapa gading muda atau cengkir dan untaian padi.