General Manager Cimory Resto Puncak Yoshua mengakui adanya temuan ulat di salah satu menu masakan yang dihidangkan saat acara jamuan perkenalan Kapolres Bogor AKBP Suyudi dengan puluhan wartawan Bogor, Sabtu (9/5)."Pada hari H (Sabtu) saya memang belum dapat laporan dari manajemen, tapi setelah saya kroscek ternyata benar," ujarnya saat ditemui di Cimory Resto, Jalan Raya Puncak-Megamendung, Senin (11/5).Dia menuturkan, pihaknya telah melakukan evaluasi dan mengecek kebenaran temuan tersebut. "Saat kita evaluasi ternyata benar brokoli tersebut ada ulatnya. Saat itu juga kita langsung memberi sanksi kepada Chef (juru masaknya) karena tidak memperhatikan standar makanan yang bebas dari benda asing," katanya.Pihaknya meminta maaf karena terlambat merespon adanya keluhan tersebut. "Soalnya Sabtu dan Minggu kita lagi ramai pengunjung, jadi biasanya manajemen pada sibuk. Tapi kita mohon maaf atas jamuan yang ternyata ditemukan ulat di menu masakan kita," tandasnya.Informasi diperoleh menyebutkan, perkenalan antara Kapolres Bogor yang baru menjabat sepekan menggantikan AKBP Sonny Mulvianto dengan wartawan harian baik media cetak, elektronik, dan online se- Bogor itu terdapat jamuan makanan berupa brokoli sebagai salah satu menu makan malam.
Dalam menu brokoli tersebut terdapat sejumlah ulat daun yang mirip dengan belatung. "Ini restoran Cimory kan?," tanya Aprilia (28) wartawati media elektronik saat menyantap jamuan makan malam di meja makan restoran yang menyuguhkan pemandangan pegunungan di kawasan Puncak itu. "Iya ini restoran Cimory, Emangnya kenapa,?" sahut Ame wartawan MegaswaraTV yang satu meja dengannya.Lebih lanjut Aprilia mengaku kaget saat baru menyantap nasi beserta daging olahan ayam ditambah brokoli, melihat ulat berwarna putih seukuran dengan satu butir nasi namun agak sedikit panjang. "Masa sekelas restoran Cimory, tidak steril, masih saja ditemukan ulat kayak belatung, seperti masih hidup begitu," ucapnya kepada rekan wartawan lainnya yang satu meja sekitar empat orang.Sementara itu, Ame, Asep (wartawan MegaswaraTV), Dede (wartawan Koran Inilah) dan rekan lainnya yang mengetahui itu langsung mencari penanggungjawab atau manager operasional. Namun, salah satu Manager Operasional terlihat dingin menanggapi keluhan perwakilan wartawan terkait adanya ulat."Pak ini di menu hidangan masakan yang disuguhkan ada ulat, mohon diperhatikan dan tarik lagi menu yang diduga ada ulatnya itu. Saya kira masih banyak itu ulat di dalam brokoli yang disuguhi," kata Asep kepada salah satu manager operasional Resto Cimory.Setelah mengetahui keluhan wartawan yang hampir menyantap ulat sambil menunjukkan bukti di piring tersebut. Manager tersebut hanya mengucap minta maaf saja. "Ya kami minta maaf mas," ujar manager operasional Cimory itu.Sementara itu, salah seorang perwira polisi yang bertugas di Polsek Cisarua saat mengetahui adanya temuan tersebut dari salah satu rekan wartawan Bogor, meminta untuk tidak dibesar-besarkan. "Oh itu cuma ulat dari brokoli, sudahlah jangan dibesar-besarkan, nggak enak sama Kapolres, soalnya ini acara Polres Bogor," ungkap perwira tersebut.Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Suyudi AS saat dikonfirmasi merasa tidak terlalu kaget, karena sudah lumrah jika ulat ditemukan dalam sayuran. "Memang di sayur kadang-kadang suka ada ulat seperti itu, karena dia suka hidup dalam sayur. Tapi insyaallah, kalau ke makan kita ngga kenapa-napa. Karena ulat seperti itu bisa dimakan," ujarnya.