Eka Mayasari (27) seorang penjual angkringan korban pembunuhan di kos nya di Karangjambe, Banguntapan, Bantul rupanya merupakan anggota ormas Laskar Islam Hamka Darwis. Hal tersebut terungkap dari broadcast BBM yang menyebar dengan mengatasnamakan Umat Islam Jogjakarta. Dalam pesan tersebut dibuka identitas Eka yang merupakan seorang mualaf dan juga anggota ormas Hamka Darwis. Tidak hanya membuka identitas Eka, broadcast tersebut juga mengajak ormas Islam di Yogyakarta untuk mencari pelaku pembunuhan dan mengeksekusinya sebelum ditemukan oleh pihak kepolisian."KEPADA SEMUA LASKAR DAN ORMAS ISLAM DIHARAP DENGAN SUNGGUH SUNGGUH MENCARI INFORMASI TENTANG PEMBUNUHAN BIADAB EKA MAYA SARI, SEORANG MUALAF DAN ANGGOTA LASKAR ISLAM "HAMKA DARWIS", KERAHKAN SEMUA DAYA DAN UPAYA YANG KITA PUNYA, KITA HARUS TEMUKAN PELAKUNYA DAN EKSEKUSI SEBELUM DITEMUKAN APARAT!" tulisan pesan singkat tersebut.Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bantul AKBP Dadiyo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian kasus tersebut kepada polisi."Kami berharap masyarakat tetap tenang, biar kami nanti yang bekerja menangkap pelakunya," ungkapnya.Sementara itu terkait perkembangan kasus, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi tubuh korban. Pihak kepolisian pun masih mengembangkan kasus dan mencari siapa pelaku pembunuhan Eka Mayasari"Kita masih menunggu hasil autopsi, dan masih mendalami kasusnya," tandasnya.
Penjual angkringan yang dibunuh ternyata anggota ormas Hamka Darwis
Broadcast tersebut juga mengajak ormas Islam di Yogya untuk mencari pelaku dan mengeksekusinya sebelum ditemukan polisi.
Advertisement
Rekomendasi