Mobil ambulans yang kemungkinan besar akan digunakan mengangkut jenazah terpidana mati, sudah menyeberang ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Sebanyak 12 mobil ambulans menyeberang menggunakan Kapal Pengayoman IV.Dari pantauan merdeka.com di dermaga penyeberangan Wijaya Pura Cilacap, iring-iringan ambulans datang sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (28/4). Sembilan dari 12 ambulans membawa sembilan peti jenazah terpidana mati.Sementara itu, Kepala Polisi Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali memberikan keterangan kepada wartawan di dermaga Wijaya Pura, mengenai kedatangannya bersama perwakilan dari Kejaksaan. "Kami melakukan pengecekan di Pulau Nusakambangan terkait infrastruktur dan sarana yang ada," kata Nur Ali.Hingga saat ini, dia menyebut personel Kepolisian yang diturunkan untuk pengamanan eksekusi berjumlah 1.200 personel ditambah anggota TNI. "Jumlah regu tembak untuk satu terpidana mati berjumlah 14 orang," ucapnya. "Semua regu tembak sudah di dalam," ujarnya.
Jelang eksekusi, 12 ambulans & 9 peti jenazah tiba di Nusakambangan
Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali tiba di Nusakambangan untuk mengecek persiapan eksekusi mati.
Advertisement
Rekomendasi