Usul zona waktu khusus Asia Tenggara batal dibahas di KTT ASEAN

Usulan itu sulit disepakati karena dibutuhkan banyak penyesuaian oleh masing-masing negara.

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Usul zona waktu khusus Asia Tenggara batal dibahas di KTT ASEAN
Jokowi hadiri KTT Asean 2014. ©Setpres RI/Rusman

Para menteri luar negeri Asia Tenggara batal membahas soal pembentukan zona waktu bersama untuk kawasan ASEAN. Para menlu menilai proposal itu sulit untuk disepakati.Malaysia, yang tahun ini menjadi ketua Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), telah berupaya menghidupkan lagi ide yang pada masa lalu pernah diperdebatkan agar negara-negara anggota perhimpunan menyeragamkan waktu mereka. Saat ini, kesepuluh anggota ASEAN tersebar di empat zona waktu berbeda.Usulan itu akan membuat kawasan berada delapan jam di depan Greenwich Mean Time, zona waktu yang sama dengan China. Demikian seperti dikutip Antara dari Kuala Lumpur, Minggu (27/4).Usulan menyeragamkan waktu negara-negara ASEAN diyakini akan membawa keuntungan-keuntungan bisnis karena adanya kesejajaran perdagangan pasar saham dengan jam-jam bank beroperasi.Namun setelah pertemuan tahunan dengan mitra-mitranya dari ASEAN di Kuala Lumpur, Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman mengatakan bahwa para anggota memiliki pandangan berbeda soal masalah ini dan pertemuan memutuskan untuk menunda topik ini.Menteri Luar Negeri Singapura K. Shanmugam mengatakan kepada para wartawan bahwa beberapa anggota ASEAN perlu waktu untuk mencerna ide tersebut dan bahwa penyesuaian-penyesuaian perlu dilakukan.

Rekomendasi