Sebanyak 25 mahasiswa asal Kota Palu tiba dari Yaman, secara bergelombang, pada Kamis (16/4) malam. Mereka mendarat di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, menggunakan pesawat reguler Garuda Air Line GA-622.Para mahasiswa tersebut kembali ke tanah air setelah situasi keamanan di negara itu semakin tidak kondusif.Mereka disambut haru oleh keluarga yang menunggu di terminal bandara Mutiara. Para orang tua yang menunggu langsung memeluk dan mencium anak mereka sebagai ungkapan rasa syukur karena bertemu kembali dengan anaknya.Salah seorang mahasiswa, Moh Muadz Alamri mengatakan, mereka diterbangkan dari Oman dan tiba di Indonesia Kamis pagi."Kalau situasi di kampus masih aman," kata Muadz, seperti dikutip Antara, Kamis (16/4).Muadz mengatakan, sebetulnya situasi di Taarim masih aman, namun pemerintah mengambil keputusan untuk mengevakuasi lebih dari 1.000 warga negara Indonesia demi keselamatan mereka. Sebagian WNI yang dievakuasi adalah mahasiswa.Keluarga mahasiswa menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mengevakuasi keluarga mereka hingga akhirnya tiba di daerah masing-masing."Saya sebagai orang tua menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah dengan anak-anak kami yang kuliah di Yaman," kata Umar Awad Alamri, salah seorang kakek dari mahasiswa.
25 mahasiswa Indonesia asal Palu tiba dari Yaman
Mereka mendarat di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, menggunakan pesawat reguler Garuda Air Line GA-622.
Rekomendasi