Wakapolri sebut bahan peledak di Tanah Abang buat perang antar geng

Di dalam bahan peledak terdapat serbuk isian berupa potongan paku yang sudah lama dan karatan serta batu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wakapolri sebut bahan peledak di Tanah Abang buat perang antar geng
Badrodin Haiti rapat bersama mantan-mantan Kapolri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Wakil Kepala Polri Komjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, hasil penyelidikan awal, salah satunya dengan memintai keterangan empat korban terkait ledakan benda diduga bom di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, tak terkait terorisme. Dugaan sementara ledakan tersebut merupakan bahan yang dipersiapkan geng di wilayah setempat untuk tawuran."Kesimpulan sementara dari hasil fakta itu kemudian keterangan setelah didalami latar belakang orang ini belum ada kaitan dengan aktivitas terorisme. Kita menduga, barang ini disiapkan untuk perkelahian antar kelompok dan geng di sana karena daerah itu dekat daerah bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/4).Badrodin mengungkapkan, informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi di lapangan menyebutkan lokasi ledakan tersebut awalnya mau dibersihkan oleh orang yang meminjam untuk sebuah hajatan. Kemudian oleh sang punya hajat, empat orang yang menjadi korban itu diminta bantuan untuk membersihkan tempat yang akhirnya meledak."Empat orang ini diminta untuk membersihkan. Sehingga ada bungkusan kemudian dipindahkan lalu meledak," ujar dia.Dari lokasi ditemukan sedikitnya 49 bahan peledak jenis sama tapi belum meledak. Di dalamnya, terdapat serbuk isian berupa potongan paku yang sudah lama dan karatan serta batu."Batu untuk apa? Kalau dilempar supaya bisa jauh sebagai pemberat. Sedang kita dalami siapa. Masih kita butuhkan keterangan lain," kata dia.

Rekomendasi