Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyesalkan adanya konflik di Yaman. Mengingat perangnya yang terjadi di Indonesia berdampak pada keamanan warga sipil terlebih Warga Negara Indonesia yang ada di sana."Pemerintah Indonesia terus menyerukan agar semua pihak menahan diri dan memperhatikan keselamatan warga sipil, baik itu warga Yaman maupun warga asing," kata Retno kepada wartawan di Bandara Soekarno Hatta di Terminal 2, Cengkareng, Minggu (5/4).Stabilitas keamanan di Yaman semakin memprihatinkan. Kontak senjata antara pihak yang bertikai semakin meluas, tak pelak upaya evakuasi yang dilakukan pemerintah Indonesia pun semakin sulit dilakukan.Untuk itu, Retno mengimbau agar semua pihak yang sedang berseteru mau mengutamakan jeda kemanusiaan (humanitarian pause). Jeda itu dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi warga sipil dievakuasi keluar dari Yaman.Dengan adanya jeda kemanusiaan, lanjut Retno, akan digunakan oleh pemerintah Indonesia melakukan evakuasi WNI secepatnya dari Yaman.Kendati demikian, berhasil tidaknya proses evakuasi bergantung dari kemauan WNI di Yaman untuk dievakuasi negara. Oleh karena itu, Retno meminta agar semua WNI mau dievakuasi. Sebab, melindungi warga negaranya adalah tugas dari suatu negara. Maka dari itu, WNI diharapkan mau menghargai upaya-upaya yang dilakukan pemerintah. "Kita tidak bisa memaksa WNI untuk dievakuasi. Tapi kita imbau agar mereka mau dievakuasi. Kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi esok dan lusa. Karena kondisi bisa berubah dari aman menjadi tidak akan secara drastis," ungkapnya.Sebelumnya, Menlu Retno menyambut 110 WNI yang dievakuasi dari Yaman di Bandara Soekarno-Hatta. Retno mengaku dalam evakuasi itu pihaknya sudah menentukan tim diplomat yang memiliki kemampuan dalam evakuasi. Tak hanya itu, timnya pun ahli dalam berbahasa Arab.Seperti diketahui, saat ini situasi di Yaman tengah memanas. Pemberontak dengan pemerintah Yaman pun saling melancarkan serangannya dengan bom maupun roket. Mencekamnya keadaan Yaman mendorong pemerintah Indonesia mengevakuasi WNI.
Pemerintah Indonesia serukan Yaman agar beri kesempatan evakuasi WNI
Retno mengimbau agar semua pihak yang sedang berseteru mau mengutamakan jeda kemanusiaan agar WNI dapat dievaluasi
Rekomendasi