Ridwan Kamil ngotot proyek Bandung Teknopolis mesti jalan

Segudang rencana sudah disusun. Ridwan berjanji megaproyek itu bakal menguntungkan warga Bandung.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Ridwan Kamil ngotot proyek Bandung Teknopolis mesti jalan
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. ©2014 merdeka.com

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ngotot berupaya mewujudkan rencana pembangunan kawasan modern Bandung Teknopolis di Gedebage. Dia menilai kawasan itu cocok dikembangkan karena paling memungkinkan secara tata ruang.Dalam pemaparannya bersama warga Gedebage di D'Palm, Bandung, Selasa (24/3), pria akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, Bandung Teknopolis hanyalah nama. Sebab, dia mengakui hanya meneruskan konsep pernah digagas pemimpin sebelumnya, yakni Wali Kota Dada Rosada, yakni Kawasan Pusat Primer Gedebage (KPPG). Sayang Dada kini harus meringkuk di penjara lantaran terbukti korupsi dan menyuap dalam kasus dana bantuan sosial.Ridwan mengklaim nama Bandung Teknopolis lebih menjual ketimbang konsep diusung Dada. Dia melanjutkan, Bandung Teknopolis hadir sebagai daerah berbasis teknologi. Sebab, tambah dia, nantinya di lokasi itu bukan cuma dibangun perumahan tapi juga pusat pemerintahan dan perusahaan berbasis teknologi. Dia menyatakan, maksud dia memindahkan pusat kegiatan ke kawasan Bandung Timur yakni buat membagi beban kota lantaran selalu berpusat di tengah."Biar di tengah mah menjadi pusat wisata saja, kalau kita mah pindah saja ke sana," kata Ridwan.Gedebage selama ini diketahui sebagai kawasan rawan banjir. Buat mengatasi hal itu, Ridwan mengatakan bakal membangun dua danau raksasa buat menangkal banjir."Danau raksasa akan kami siapkan di sana untuk menangkal banjir," ujar Ridwan.Ridwan mengatakan, Indonesia sebagai negara justru tertinggal jauh oleh Malaysia. Dia menyatakan Negeri Jiran itu sudah lebih maju dalam beberapa aspek dan berbasis teknologi. Sedangkan Indonesia, terlebih Bandung, menurut dia secara sumber daya manusia cukup mumpuni dan harus bisa memberikan sesuatu dan dikenal dunia."Negara di Malaysia, Amerika sudah menerapkan kawasan teknopolis. Bandung itu ada 50 sekolah perguruan tinggi. Makanya orangnya pintar-pintar. Insya Allah jika mereka diberdayakan ada 400 ribu terserap di sini," ucap Ridwan.Ridwan juga meyakini kawasan Bandung Teknopolis bakal membuat pemerataan ekonomi Kota Bandung. Itu sebabnya dia tidak mengizinkan pengembang hanya membangun rumah saja."Kalau hanya perumahan saja, apa bedanya dengan Antapani, Margahayu, Kopo? Karena semuanya nanti akan ke tengah lagi. Saya ingin Teknopolis ini berdiri sendiri," tandas Ridwan.Di Gedebage saat ini sudah berdiri Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), ukurannya cukup besar. Ridwan juga ancang-ancang membangun jaringan kereta super cepat Jakarta-Bandung, dan stasiun monorel Bandung Raya.

Rekomendasi