Helikopter jatuh di hutan bakau Kutai, penumpang luka-luka

Sebelum jatuh helikopter terbang berputar-putar dan tampak oleng

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Helikopter jatuh di hutan bakau Kutai, penumpang luka-luka
helikopter. Roland IJdema / Shutterstock.com

Helikopter Sikorsky 76 C dengan nomor registrasi PK-FUP milik PT Hevilift Aviation Indonesia mendarat darurat di Tanjung Dewa, Desa Kutai Lama, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu sekitar pukul 10.20 Wita. Helikopter tersebut berangkat dari Balikpapan menuju Central Processing Unit (CPU) Total Indonesie, perusahaan yang menambang minyak dan gas di Delta Mahakam. Heli tersebut memang disewa Total Indonesie untuk kelancaran transportasi orang dan barang.Ada 7 orang di dalam helikopter nahas tersebut, yaitu 3 kru pesawat dan 4 penumpang. Para penumpang adalah karyawan Total Indonesie yaitu Rahmat Y dan Agung Danur, Cahaya Ramadhan, dua karyawan kontraktor Total, Hafid dari PT Radian Utama dan M Sudarman dari PT Biru Tiga Utama. Pesawat diterbangkan oleh Kapten Pilot Ahmad Zaini dan co pilot Agung."Pilot dan seluruh penumpang selamat meskipun mengalami luka-luka," kata Kepala Seksi Pos Badan SAR Nasional Kota Balikpapan, Mujiyono di Balikpapan, Sabtu (21/3) seperti dilansir Antara.Menurut Mujiyono, heli itu mendarat pada titik koordinat 00.37'6" Lintang Selatan dan 117.26'3" Bujur Timur di delta Sungai Mahakam, di bagian yang kemudian diketahui berada dalam wilayah adminstrasi Desa Kutai Lama di Anggana, Kutai Kartanegara.Dikisahkan oleh Erwan Paulana (43), pria yang menjadi koki di crane barge yang tambat di dekat lokasi kejadian mengatakan melihat helikopter Sikorsky tersebut terbang berputar-putar dan tampak oleng. Heli tersebut kemudian menurun dengan cepat dan disertai asap hitam meski tidak terlihat ada api. Heli jatuh di hutan bakau yang memang mendominasi kawasan tersebut.Selain Erwan, dua orang sekuriti Total Indonesie sendiri yang menyaksikan kejadian ini, yaitu Sabdo Utomo dan Supardi langsung mendatangi lokasi jatuhnya heli dan memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke klinik di CPU Total Indonesie.

Rekomendasi