Slank masuk pusaran perseteruan H Lulung vs Ahok

"Pemulung bukan pekerjaan hina kan, tetapi pekerjaan yang halal karena kekurangan dan keterbatasan mereka."

Didi Syafirdi
Oleh Didi Syafirdi - Reporter
Slank masuk pusaran perseteruan H Lulung vs Ahok
konser slank. ©kapanlagi.com

Ucapan Akhadi Wira Satriaji atau akrab disapa Kaka menyebut Abraham Lunggana (Lulung) 'berbahaya' berbuntut panjang. Vokalis band Slank itu digeruduk ormas pendukung Lulung, Pemuda Panca Marga (PPM).Satu hal yang membuat Lulung dan pendukungnya meradang karena Kaka sempat mengenakan kaos yang dituliskannya dengan spidol, yang berbunyi: 'Lulung, Lulusan Pemulung'. Namun, dia sempat berkilah bahwa Lulung yang tercantum di kaosnya itu belum tentu Haji Lulung sang Wakil Ketua DPRD DKI, dan bisa saja Lulung yang lain.Ramdan Alamsyah selaku kuasa hukum PPM menyerahkan surat somasi resmi kepada Kaka Slank, yang diterima oleh sekretaris dari perwakilan manajemen Slank. Dia juga menegaskan, jika dalam dua hari Kaka Slank tidak memberikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada Haji lulung, maka pihaknya akan melaporkan ke Mabes Polri atau Polda Metro Jaya.Ramdan mengatakan, Haji Lulung dan para pemulung lainnya sangat menyayangkan ucapan dan tindakan Kaka Slank tersebut. Apalagi ia adalah seorang publik figur yang memiliki popularitas di hadapan publik, terutama para slanker."Pernyataan itu sangat melukai perasaan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Pemulung bukan pekerjaan hina kan, tetapi pekerjaan yang halal karena kekurangan dan keterbatasan mereka seperti itu," kata Ramdan di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (16/3).Lulung mengaku sudah memaafkan apa yang telah dilakukan Kaka. "Sudah-sudah selesai. Saya sudah memaafkan dosa-dosanya Slank," ungkapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/3).Walaupun begitu, politikus PPP ini mengaku tidak mempermasalahkan apabila PPM ingin mengajukan somasi. "Kalau dia mau somasi supaya kepengen duduk bareng, menyelesaikan persoalan, saya silakan saja," ujarnya.

Lulung menyerahkan kepada Allah apabila Kaka Slank tidak menanggapi somasi yang diajukan PPM. "Ya, biar Allah memaafkan dia," tutupnya.Drummer grup band Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim menilai apa yang dilakukan oleh Kaka mengkritik Haji Lulung sebagai bentuk ekspresi seorang seniman. Bimbing menanggapi somasi yang dilayangkan kuasa hukum Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana (Haji Lulung), Ramdan Alamsyah dan beberapa anggota Pemuda Panca Marga (PPM)."Setelah gue baca (di media) gue lihat itu masih kebebasan berekspresi karena masih dalam hal wajar," kata Bimbim di Markas Slank, Jakarta, Selasa (17/03).Bimbim meminta maaf jika ada yang tersinggung dengan bentuk ekspresi dari vokalis Slank, Kaka. "Sorry kalau ada yang tersinggung, ini memang style Kaka," katanya.Bimbim menegaskan, Slank setiap menciptakan sebuah karya tak pernah mempunyai tujuan tertentu atau menyinggung pihak tertentu. Sebab, kebebasan berpendapat sudah diatur dalam undang-undang."Slank kalau bikin lagu vulgar atau spontan, to the point. Tapi dalam rangka kita baru belajar demokrasi. pasal 28 mengajari kebebasan mengeluarkan pendapat," tegasnya.

Rekomendasi